55tv.co.id – Kabar gembira bagi para pengendara di seluruh Indonesia. Terhitung sejak 1 Agustus 2026, sejumlah jenis bahan bakar minyak non-subsidi yang dijual oleh Pertamina mengalami penyesuaian harga ke bawah. Penurunan ini berlaku secara serentak di seluruh wilayah, membawa angin segar bagi anggaran transportasi masyarakat.

Related Post
Produk unggulan seperti Pertamax kini dibanderol Rp15.950 per liter, setelah sebelumnya Rp16.250. Penurunan signifikan juga terjadi pada Pertamax Turbo, dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 juga ikut turun harga menjadi Rp16.600 per liter dari semula Rp17.000. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran harian.

Namun tidak semua jenis BBM non-subsidi mengalami perubahan. Harga Dexlite tetap stabil di angka Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex juga tidak bergeser dari Rp21.150 per liter.
Di sisi lain konsumen BBM bersubsidi seperti Pertalite dapat bernapas lega karena harganya tetap Rp10.000 per liter. Begitu pula dengan Biosolar yang stabil di Rp6.800 per liter. Pemerintah sendiri telah memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026, memberikan kepastian bagi masyarakat luas.








Tinggalkan komentar