Menteri Jadi Pramuniaga Koperasi Desa

Menteri Jadi Pramuniaga Koperasi Desa

55tv.co.id – Sebuah pemandangan tidak biasa diprediksi akan terjadi di berbagai pelosok desa di Indonesia pada bulan Oktober mendatang. Alih-alih duduk di balik meja kantor yang nyaman, sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, berencana untuk turun langsung ke lapangan. Mereka akan mengenakan seragam dan menjalankan peran sebagai pramuniaga di jaringan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

COLLABMEDIANET

Langkah mengejutkan ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menunjukkan keseriusan dalam mengoperasikan jaringan koperasi perdesaan secara nasional. Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pembuktian nyata kepada masyarakat bahwa program Kopdes Merah Putih telah memasuki fase operasional yang aktif.

Menteri Jadi Pramuniaga Koperasi Desa
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (29/9/2026), Zulhas menjelaskan bahwa dirinya bersama jajaran menteri lintas sektor lainnya akan berbagi tugas untuk melayani masyarakat secara langsung. Tugas yang akan diemban meliputi pelayanan di area penjualan hingga menangani transaksi di meja kasir.

"Dari puluhan ribu Kopdes yang sudah berjalan, mulai tanggal 15 Oktober nanti kami akan bagi tugas. Masing-masing dari kami akan menjadi pramuniaga. Saya akan bertugas di koperasi mana, dan Pak Menteri Koperasi (Ferry) akan di mana. Ini adalah upaya kami memberikan bukti kepada publik bahwa koperasi kita sudah mulai berjalan secara bertahap sesuai dengan harapan yang telah direncanakan," ujar Zulhas dengan penuh optimisme.

Rencana besar ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui jaringan koperasi yang terintegrasi. Pemerintah ingin memastikan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga desa, baik dari sisi ketersediaan pangan maupun kemudahan akses ekonomi.

Sebelum para menteri terjun langsung ke lapangan, pemerintah telah melakukan persiapan matang dari sisi manajemen. Pada 1 Oktober 2026, seluruh posisi manajer pengelola gerai ditargetkan sudah terisi sepenuhnya. Para manajer ini merupakan tenaga profesional dengan status Pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang memiliki masa kontrak selama dua tahun.

Seluruh manajemen operasional gerai ini berada di bawah naungan BUMN pangan, PT Agrinas Pangan Nusantara. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara sektor pemerintah, kementerian, dan Badan Usaha Milik Negara untuk memastikan rantai pasok pangan dan tata kelola koperasi berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

Dengan keterlibatan langsung para pengambil kebijakan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi koperasi dapat meningkat, sekaligus menjadi momentum kebangkitan ekonomi di tingkat perdesaan melalui program Kopdes Merah Putih.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar