55tv.co.id – Langkah besar diambil oleh PT Saka Energi Indonesia (SAKA) dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Perusahaan migas ini secara resmi telah memulai proses pengeboran sumur eksplorasi terbaru yang diberi nama Saka Manpatu-1 (SM-1). Kegiatan pengeboran strategis ini berlokasi di Wilayah Kerja (WK) Pekawai, Kalimantan Timur, sebuah kawasan yang kini menjadi pusat perhatian industri energi tanah air.

Related Post
Operasi pengeboran ini bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan sebuah misi krusial untuk membuktikan keberadaan cadangan hidrokarbon di bawah permukaan bumi Kalimantan. Melalui sumur SM-1, SAKA berupaya mengidentifikasi secara akurat seberapa besar potensi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) yang tersimpan di wilayah tersebut. Keberhasilan dalam proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan energi domestik di masa depan.

Direktur Utama PT Saka Energi Indonesia, Intan Fauzi, menjelaskan bahwa dimulainya aktivitas pengeboran ini merupakan hasil dari persiapan yang sangat matang. Sebelum mesin bor mulai bekerja, perusahaan telah melewati berbagai tahapan pemeriksaan akhir yang ketat serta persiapan teknis yang komprehensif guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar keamanan dan efisiensi yang tinggi.
"Setelah melalui serangkaian pemeriksaan akhir, SAKA melalui PT Saka Energi Sepinggan (SES) telah memulai pengeboran Sumur Eksplorasi Saka Manpatu SM-1 di Wilayah Kerja Eksplorasi Pekawai sejak 22 September 2026," ungkap Intan dalam keterangan resminya.
Sebagai informasi, PT Saka Energi Sepinggan bertindak sebagai operator utama di Wilayah Kerja Pekawai. Perjalanan eksplorasi di kawasan ini bukanlah hal baru bagi SAKA. Perusahaan telah mendedikasikan upaya pencarian energi di wilayah ini sejak pemerintah melalui SKK Migas menunjuk mereka sebagai operator resmi pada pertengahan Mei 2018. Sejak saat itu, berbagai studi mendalam telah dilakukan untuk memetakan potensi kekayaan alam di sana.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA, Fuji Koesumadewi, menambahkan bahwa pengeboran sumur SM-1 ini merupakan langkah lanjutan dari rangkaian studi ilmiah yang telah dilakukan sebelumnya. Berdasarkan hasil studi geologi dan geofisika yang mendalam, tim ahli telah mengidentifikasi adanya indikasi kuat keberadaan hidrokarbon di titik tersebut.
Pengeboran ini menjadi ujian nyata bagi data-data teoretis yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun. Jika hasil pengeboran menunjukkan angka yang positif, maka WK Pekawai berpotensi menjadi salah satu lumbung energi baru yang sangat berharga bagi Indonesia. Seluruh mata kini tertuju pada perkembangan pengeboran SM-1, menantikan kabar baik dari perut bumi Kalimantan Timur.








Tinggalkan komentar