Pertamax Turun Drastis Buruan Isi Tangki

Pertamax Turun Drastis Buruan Isi Tangki

55tv.co.id – Kabar gembira bagi para pengendara di seluruh Indonesia. PT Pertamina Patra Niaga secara resmi melakukan penyesuaian harga ke bawah untuk beberapa jenis bahan bakar minyak non-subsidi. Kebijakan ini mulai berlaku efektif sejak 1 Agustus 2026, dengan rincian harga terbaru yang tercatat per Senin 24 Agustus 2026. Langkah ini tentu disambut antusias, terutama bagi pengguna kendaraan yang mengandalkan BBM non-subsidi.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan pembaruan terkini harga Pertamax dengan nilai oktan (RON) 92 kini dipatok Rp15.950 per liter. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dari harga sebelumnya yang berada di level Rp16.250 per liter. Tak hanya Pertamax, varian lain seperti Pertamax Turbo juga mengalami koreksi harga yang cukup menarik. Kini, Pertamax Turbo dibanderol Rp18.300 per liter, melorot Rp1.000 dari harga sebelumnya Rp19.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 juga ikut terkoreksi menjadi Rp16.600 per liter dari semula Rp17.000 per liter.

Pertamax Turun Drastis Buruan Isi Tangki
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di sisi lain, tidak semua jenis BBM non-subsidi mengalami perubahan harga. Pertamina Dex dan Dexlite tetap stabil tanpa ada pergerakan. Harga Pertamina Dex masih bertahan di angka Rp21.150 per liter, dan Dexlite tetap pada Rp19.700 per liter. Harga-harga yang disebutkan ini berlaku khusus untuk wilayah yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk di dalamnya adalah wilayah DKI Jakarta.

Menurut keterangan dari Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan langkah rutin yang dilakukan perusahaan. Kebijakan ini senantiasa mengikuti ketentuan serta arahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, memastikan transparansi dan keadilan harga bagi konsumen.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar