55tv.co.id – Pemerintah Indonesia tak main-main dalam mengejar target swasembada garam nasional. Sebuah proyek ambisius bernama Kawasan Sentra Industri Garam Nasional K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur kini tengah digenjot habis-habisan. Untuk memastikan kemajuan signifikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto baru-baru ini turun langsung melakukan peninjauan.

Related Post
Kunjungan para pejabat tinggi negara ini bukan tanpa alasan. Mereka ingin memastikan bahwa pembangunan kawasan pergaraman terpadu ini berjalan sesuai rencana dan mampu mendongkrak kapasitas produksi garam dalam negeri secara drastis. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan pangan dan mengurangi ketergantungan impor yang selama ini membebani.

Sejumlah tokoh penting lainnya turut hadir dalam inspeksi lapangan ini. Di antaranya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Direktur Utama PT Garam Abraham Mose Direktur Utama PT Nindya Karya Persero Firmansyah serta Direktur Operasi I PT Nindya Karya Persero Fatchurrohman. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif terhadap keberhasilan proyek vital ini.
Sebagai ujung tombak pelaksana PT Nindya Karya Persero terus memacu pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Mereka bertanggung jawab penuh untuk menciptakan sentra garam modern yang tidak hanya meningkatkan hasil produksi tetapi juga memperkuat seluruh rantai pasok industri garam nasional. Targetnya jelas Indonesia harus mandiri dalam urusan garam.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa K-SIGN bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu ia diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Rote Ndao dan seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. Dengan demikian swasembada garam akan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga lokal.










Tinggalkan komentar