55tv.co.id – Sebuah megaproyek ambisius di sektor perikanan siap mengguncang perekonomian Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Kawasan budidaya udang terintegrasi atau Integrated Shrimp Farming ISF di Waingapu diprediksi bakal menyerap hingga 7.000 tenaga kerja dari hulu hingga hilir. Tak hanya itu nilai produksi udang dari fasilitas modern ini diperkirakan tembus Rp 4 triliun setiap tahunnya. Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP memproyeksikan hasil panen udang mencapai 52.800 ton per tahun.

Related Post
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan tambak ISF Waingapu seluas 2.150 hektare ini bukan sekadar area budidaya biasa. Ini adalah ekosistem industri udang yang dirancang secara menyeluruh. Pemerintah berkomitmen menyediakan infrastruktur utama sementara sektor swasta didorong untuk memperkuat seluruh mata rantai industri dari awal hingga akhir.

Trenggono menambahkan keberadaan tambak saja tidak akan cukup tanpa dukungan fasilitas penunjang di hulu dan hilir. Oleh karena itu proyek ini akan dilengkapi dengan hatchery modern pabrik pakan fasilitas pengolahan udang hingga pabrik es. Semua dirancang untuk menciptakan efisiensi dan nilai tambah maksimal bagi produk udang Indonesia.
Area produksi ISF Waingapu sendiri dirancang dalam 12 klaster canggih. Di dalamnya akan terdapat 1.536 kolam budidaya 192 tandon serta 48 instalasi pengolahan air limbah IPAL di setiap klaster. Tak ketinggalan jaringan intake area karantina jalan produksi fasilitas penunjang dan IPAL utama seluas 8234 hektare juga disiapkan demi mendukung operasional budidaya yang efisien terukur dan berkelanjutan.
Hingga akhir Juli 2026 progres pembangunan fisik proyek ini telah mencapai sekitar 10 persen. Sebanyak 312 unit alat berat dan 682 tenaga kerja konstruksi dikerahkan untuk mempercepat proses. Tahap pembangunan ditargetkan rampung pada 2027 dilanjutkan dengan operasional awal di tahun yang sama dan operasional penuh pada 2028. Ini adalah langkah besar menuju kemandirian pangan dan ekonomi di wilayah timur Indonesia.










Tinggalkan komentar