55tv.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyatakan tidak akan melakukan intervensi terhadap keputusan suku bunga acuan atau BI Rate. Ia menyerahkan sepenuhnya kebijakan moneter krusial ini kepada otoritas Bank Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Purbaya di tengah gejolak ekonomi global dan domestik yang terus berfluktuasi, Selasa 21 Juli 2026.

Related Post
Sikap netral pemerintah ini muncul menjelang agenda penting Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan pada Rabu 22 Juli 2026. Para pengamat dan pelaku pasar menyoroti ketat setiap pergerakan kebijakan moneter nasional.

Sementara itu Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia LPEM FEB UI memprediksi Bank Indonesia akan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Peneliti LPEM UI Jahen F Rezki menjelaskan bahwa langkah pengetatan moneter lanjutan dianggap kurang efektif dalam menopang nilai tukar rupiah. Sebaliknya kebijakan tersebut justru berpotensi menghambat laju perekonomian domestik mengingat tekanan inflasi saat ini dominan dipicu oleh faktor pasokan.










Tinggalkan komentar