55tv.co.id – Yogyakarta kini menjadi sorotan utama dalam transformasi energi. Adopsi jaringan gas alam di Sleman tak hanya menerangi rumah tangga, namun juga sukses memutar roda ekonomi lokal. PT Perusahaan Gas Negara Tbk PGN hadirkan solusi energi yang praktis dan efisien bagi para pelaku usaha.

Related Post
Hingga kini infrastruktur gas alam yang dikelola PGN telah menjangkau ribuan pengguna. Tercatat lebih dari 4.500 pelanggan rumah tangga, enam usaha kecil, serta empat mitra komersial dan industri di wilayah Sleman telah merasakan manfaatnya. Ini merupakan wujud nyata komitmen PGN dalam menyediakan energi yang andal sekaligus mengakselerasi produktivitas masyarakat.

Salah satu kisah sukses datang dari RM Padang Payakumbuah Yogyakarta. Sejak akhir tahun lalu restoran ini telah beralih menggunakan gas alam. Bagi bisnis kuliner yang membutuhkan pasokan energi konsisten setiap hari, jaminan ketersediaan menjadi kunci utama kelancaran operasional. Peran PT Gagas Energi Indonesia PGN Gagas sebagai anak perusahaan PGN turut memastikan suplai gas alam berjalan lancar.
Adi Saputra manajemen RM Padang Payakumbuah Yogyakarta mengungkapkan dua keuntungan krusial yang mereka rasakan. "Keamanan dan kepastian pasokan adalah hal terpenting bagi kami. Kebutuhan bahan bakar dapur yang tinggi, terutama saat libur panjang, kini tak lagi menjadi kekhawatiran" ujarnya. Restoran ini mengonsumsi sekitar 1.900 hingga 2.000 meter kubik gas alam per bulan.
Penggunaan gas alam ini terbukti memangkas biaya operasional secara signifikan. Pengeluaran bahan bakar yang sebelumnya mencapai Rp40 juta per bulan kini menyusut drastis menjadi sekitar Rp25 juta hingga Rp30 juta. Ini berarti efisiensi biaya hingga 30 persen.
Manfaat serupa juga dirasakan oleh pelaku usaha kuliner lainnya. Nasi Goreng Pak Wit misalnya telah beralih ke gas alam dalam setahun terakhir. Menurut Elin pemilik Nasi Goreng Pak Wit biaya bahan bakar yang semula mencapai Rp1,5 juta per bulan kini hanya sekitar Rp600 ribu per bulan.
Inilah bukti nyata bagaimana inovasi energi mampu mendorong geliat ekonomi daerah. Gas alam bukan sekadar bahan bakar melainkan pendorong produktivitas dan keuntungan berlipat bagi bisnis lokal.










Tinggalkan komentar