55 NEWS – Pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina kini lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat. Langkah ini diwujudkan melalui serangkaian simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang intensif.

Related Post
Manajer Health, Safety, Security, & Environment (HSSE) Pertamina Retail menegaskan bahwa PKD adalah agenda rutin yang dilaksanakan di berbagai SPBU COCO. Tujuannya adalah untuk memperkuat penerapan HSSE, meningkatkan kesadaran, dan memperdalam pengetahuan pekerja SPBU dalam mengelola risiko.

"SPBU memiliki potensi bahaya yang tinggi, baik dari sisi keselamatan maupun keamanan. Simulasi ini menjadi sarana evaluasi kesiapan prosedur, keandalan peralatan, dan efektivitas komunikasi di lapangan. Harapannya, risiko dapat diminimalisir," ujar Ruli dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Simulasi PKD terbaru digelar di SPBU COCO 41.551.01 Lempuyangan pada Rabu, 26 November 2025. Dalam kegiatan ini, Pertamina menggandeng personel TNI-Polri setempat untuk menjalankan skenario penanganan tindak kejahatan dan mitigasi bahaya kebakaran yang mungkin terjadi di SPBU. Skenario yang dirancang sedemikian rupa diharapkan mampu memberikan gambaran realistis bagi para pekerja SPBU dalam menghadapi situasi genting.
Simulasi ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari cara mengamankan area SPBU dari ancaman kejahatan, hingga teknik pemadaman api yang efektif. Selain itu, para pekerja juga dilatih untuk berkomunikasi secara efektif dengan pihak berwajib dan masyarakat sekitar dalam situasi darurat.
Dengan adanya pelatihan dan simulasi ini, Pertamina berharap para pekerja SPBU dapat bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bahaya. Hal ini tidak hanya melindungi keselamatan pekerja dan aset perusahaan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan layanan SPBU. 55tv.co.id akan terus memantau perkembangan terkait upaya peningkatan keamanan dan keselamatan di SPBU Pertamina.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar