Strategi Baru Hadapi Konsumen F&B

Strategi Baru Hadapi Konsumen F&B

55tv.co.id – Dinamika pasar industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia tengah mengalami pergeseran perilaku yang cukup signifikan. Jika dahulu konsumen cenderung memesan menu yang sudah pasti atau sudah dikenal sebelumnya, kini pola tersebut berubah menjadi lebih dinamis dan penuh rasa ingin tahu. Fenomena ini menuntut para pelaku usaha untuk tidak sekadar hadir di platform digital, tetapi juga harus mampu memenangkan perhatian konsumen di tengah proses pengambilan keputusan yang semakin panjang.

COLLABMEDIANET

Dalam ajang bergengsi F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 yang digelar di Jakarta pada Kamis (8/10/2026), Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, memaparkan temuan terbaru mengenai tren perilaku konsumen. Berdasarkan data yang dihimpun oleh GrabAds, terdapat tren menarik di mana konsumen Indonesia kini menjadi jauh lebih eksploratif dalam memilih menu makanan maupun minuman melalui layanan pesan antar daring.

Strategi Baru Hadapi Konsumen F&B
Gambar Istimewa : a.okezone.com

Data tersebut mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sebanyak 79 persen pesanan di GrabFood tidak dimulai dari pencarian menu spesifik, melainkan melalui proses eksplorasi atau "cuci mata" digital. Konsumen tidak lagi langsung mengetikkan nama restoran yang mereka inginkan, melainkan menghabiskan waktu untuk menjelajahi berbagai pilihan yang tersedia di aplikasi.

Bahkan, rata-rata konsumen menghabiskan waktu sekitar 12,4 menit hanya untuk melakukan eksplorasi. Dalam durasi tersebut, mereka biasanya akan menelusuri hingga enam merchant berbeda sebelum akhirnya memutuskan untuk menekan tombol pesan. Hal ini menunjukkan bahwa jendela waktu untuk memengaruhi keputusan konsumen kini menjadi lebih lebar, namun sekaligus menjadi tantangan besar bagi para pemilik merek.

Perubahan perilaku ini memberikan sinyal kuat bagi para pemilik bisnis F&B untuk merombak strategi pemasaran mereka. Roy Nugroho menekankan bahwa brand tidak boleh hanya fokus pada tahap akhir, yaitu saat konsumen sudah siap membeli. Sebaliknya, brand harus mampu membangun keterikatan dan perhatian sejak tahap awal eksplorasi. Visual yang menarik, promo yang relevan, serta kemudahan dalam navigasi menu menjadi kunci utama agar sebuah merchant tidak terlewatkan saat konsumen sedang asyik menjelajahi aplikasi.

Melalui forum GrabAds Marketing Summit 2026 ini, GrabAds berupaya menjembatani para pemimpin bisnis dan praktisi pemasaran untuk memahami consumer insights secara lebih mendalam. Dengan memahami bagaimana konsumen bergerak dari tahap melihat-lihat hingga melakukan transaksi, pelaku usaha diharapkan dapat menyusun strategi pemasaran yang lebih presisi dan efektif di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Ke depannya, pemanfaatan data perilaku konsumen akan menjadi aset paling berharga bagi industri F&B. Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan cara konsumen "bermain" di aplikasi akan memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pasar yang semakin eksploratif ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar