55tv.co.id – Raksasa industri milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap perekonomian tanah air. Meski tengah gencar melakukan ekspansi bisnis ke kancah regional, perusahaan ini memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi jantung utama dari seluruh aktivitas investasi, konsolidasi, hingga penciptaan nilai bisnis mereka.

Related Post
Langkah strategis ini terlihat dari besarnya suntikan modal yang telah dialokasikan oleh grup Barito Pacific dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tercatat, perusahaan telah menggelontorkan belanja modal (capex) mencapai angka fantastis, yakni sekitar USD5 miliar. Menariknya, dari total dana jumbo tersebut, sekitar 90 persen di antaranya dialokasikan khusus untuk memperkuat basis industri di dalam negeri.

Wakil Presiden Direktur Barito Pacific, Rudy Suparman, menjelaskan bahwa langkah ekspansi ke pasar internasional bukanlah upaya untuk meninggalkan pasar domestik. Sebaliknya, perluasan skala usaha ke luar negeri dilakukan untuk memperluas sumber pendapatan dan memperkuat daya saing grup secara global, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi kekuatan industri di Indonesia.
"Ekspansi ini tidak hanya bertujuan mendorong pertumbuhan bisnis dan skala usaha, tetapi juga memperkuat basis industri kami di Indonesia sebagai penggerak pertumbuhan industri hilir," ungkap Rudy dalam keterangan resminya di Jakarta.
Salah satu bukti nyata dari strategi ini adalah kepemilikan aset Aster di Singapura melalui Chandra Asri Group. Meski aset tersebut berada di luar negeri, keberadaannya justru menjadi instrumen penting untuk mendukung ketahanan energi nasional. Dengan kepemilikan aset tersebut, perusahaan mampu menyuplai berbagai produk petroleum vital seperti bahan bakar jet, bensin, gas oil, hingga bitumen yang sangat dibutuhkan oleh berbagai sektor industri di dalam negeri.
Model bisnis yang dijalankan Barito Pacific menunjukkan sebuah pola yang matang, di mana mereka memposisikan diri sebagai perusahaan nasional dengan jangkauan multinasional. Indonesia diposisan sebagai pusat pertumbuhan (growth center), sementara aset-aset di luar negeri berfungsi sebagai alat diversifikasi pendapatan dan perluasan pangsa pasar.
Hingga saat ini, portofolio bisnis Barito Pacific terus berkembang pesat, mencakup sektor industri dasar hingga pengembangan energi terbarukan. Melalui berbagai anak usahanya, grup ini terus memperkokoh posisi di sektor-sektor strategis yang menjadi tulang punggung ekonomi, sekaligus memastikan bahwa setiap langkah ekspansi regional yang mereka ambil tetap berakar kuat pada kepentingan pembangunan industri di Indonesia. Dengan strategi ini, Barito Pacific optimis dapat terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham sekaligus berkontribusi pada kemandirian energi nasional.








Tinggalkan komentar