Kementerian Keuangan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP BLU kini tengah gencar mengukuhkan posisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM dalam kancah industri kelapa sawit nasional. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengangkat derajat pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Related Post
Helmi Muhansyah selaku Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP mengungkapkan komitmen kuat lembaganya. Ia menyebut pintu kolaborasi terbuka lebar bagi para pengusaha UMKM sawit. Tujuannya jelas mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing mereka di tengah persaingan global.

Menurut Helmi sinergi antara UMKM sawit dan BPDP menjadi kunci utama untuk mewujudkan UMKM perkebunan yang naik kelas. Pada akhirnya kontribusi signifikan dari sektor ini diharapkan dapat membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional hingga delapan persen seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan jalinan kerja sama yang erat bersama berbagai pemangku kepentingan BPDP menyatakan keyakinannya. Industri sawit Indonesia diproyeksikan akan bergerak menuju ekosistem yang lebih inklusif lestari dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi seluruh pelaku usaha di penjuru nusantara.
Dedikasi dan upaya BPDP ini tidak sia-sia. Lembaga tersebut berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi dari ajang Sawit Indonesia Expo & Conference SIEXPO 2026. Acara akbar ini diselenggarakan di COEX Convention and Exhibition Center Pekanbaru Riau menjadi bukti nyata pengakuan atas kinerja mereka.










Tinggalkan komentar