55tv.co.id – Sebuah informasi yang sempat memicu kegaduhan publik terkait kewajiban memperlihatkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat membeli Bahan Bakar Minyak subsidi kini menemui titik terang. PT Pertamina Patra Niaga secara tegas membantah bahwa mekanisme tersebut merupakan kebijakan nasional yang akan diberlakukan.

Related Post
Kabar yang beredar luas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat itu sejatinya merupakan sebuah rencana pengawasan lokal yang diinisiasi di wilayah Sumatera Selatan. Namun, setelah mencermati respons dan masukan dari berbagai pihak, Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk menarik kembali rencana implementasi mekanisme tersebut. Dengan demikian, ketentuan pembelian BBM bersubsidi tetap merujuk pada regulasi dan aturan yang telah berlaku sebelumnya.

Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa perusahaan sangat serius menyimak tanggapan dan perhatian masyarakat atas informasi yang menyebar dari Sumatera Selatan hingga menjadi perbincangan di tingkat nasional. "Kami memahami respons dan perhatian masyarakat terhadap informasi yang beredar. Untuk itu, kami telah meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan untuk membatalkan implementasi mekanisme tersebut," ujar Kitty. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan serta kesalahpahaman yang timbul akibat penyebaran informasi tersebut.
Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa setiap kebijakan terkait penyaluran BBM, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat luas, akan selalu dikoordinasikan secara matang. Koordinasi ini melibatkan regulator terkait seperti BPH Migas, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang relevan.
Dalam upaya berkelanjutan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan pemantauan dan pembinaan terhadap seluruh lembaga penyalur. Tercatat, sepanjang periode Januari hingga 3 September 2026, lebih dari 900 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di seluruh area operasional telah menerima pembinaan dari Pertamina Patra Niaga.










Tinggalkan komentar