Target Ambisius Kedelai RI Bikin Geger

Target Ambisius Kedelai RI Bikin Geger

55tv.co.id – Sebuah langkah besar diambil untuk mengamankan kedaulatan pangan nasional Indonesia. Kolaborasi vital antara Holding Perkebunan Nusantara PTPN III dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa KUAB kini menggarap ribuan hektar lahan seluas 4.800 hektare. Inisiatif ambisius ini bertujuan mengembangkan ekosistem kedelai dari hulu ke hilir demi mencapai swasembada.

COLLABMEDIANET

Utusan Khusus Presiden RI Hashim S Djojohadikusumo menegaskan bahwa sinergi ini merupakan fondasi strategis yang kokoh. Ia melihat potensi besar dalam memaksimalkan lahan pertanian di seluruh penjuru negeri untuk menopang target swasembada kedelai.

Target Ambisius Kedelai RI Bikin Geger
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman. Fokus utamanya tidak hanya pada pemanfaatan lahan dan budidaya kedelai secara menyeluruh, tetapi juga pada pembangunan Pusat Pengembangan Benih Kedelai. Fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung dalam memastikan pasokan benih berkualitas tinggi bagi petani kedelai di seluruh Indonesia.

"Ini adalah upaya yang sangat strategis demi swasembada pangan kedelai kita. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada PTPN atas kerja sama yang luar biasa penting bagi bangsa," ujar Hashim.

Hashim optimis bahwa Indonesia mampu mencapai swasembada kedelai dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun mendatang. Ia juga menyoroti peluang besar untuk menciptakan ekosistem perbenihan kedelai yang kuat. Sistem ini nantinya akan mampu menyuplai benih unggul kepada koperasi dan petani di berbagai daerah.

"Kita bisa swasembada kedelai mungkin dalam 3-4 tahun ke depan. Tujuan utama kita adalah memasok benih ke koperasi atau langsung ke banyak petani di seluruh Indonesia. Mengingat banyak sekali lahan di negara kita yang sangat cocok untuk budidaya kedelai," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar