55 NEWS – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah menyiapkan serangkaian strategi investasi ambisius untuk lima tahun mendatang, bertepatan dengan masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Fokus utama strategi ini adalah pada proyek-proyek strategis nasional, proyek komersial swasta, dan investasi di pasar modal.

Related Post
Ali Setiawan, Managing Director Treasury Danantara Indonesia, mengungkapkan bahwa strategi ini dirancang untuk mencapai tujuan ganda. Pertama, mendukung pembangunan nasional yang memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Kedua, memaksimalkan keuntungan finansial melalui imbal hasil investasi yang optimal.

"Kita ingin menjadi sovereign wealth fund dengan dual mandate objective," ujar Ali dalam sebuah media briefing di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Ia menambahkan bahwa Danantara akan menyeimbangkan portofolio investasinya antara proyek strategis, proyek komersial dengan potensi keuntungan tinggi, dan investasi pasar modal untuk mencapai keseimbangan yang ideal.
Menurut Ali, proyek-proyek strategis prioritas memerlukan proses yang panjang dan kompleks, mulai dari penilaian awal, uji tuntas, studi kelayakan, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait. Oleh karena itu, Danantara akan melakukan investasi di sektor-sektor yang dinilai dapat memberikan keuntungan yang lebih cepat untuk mengoptimalkan pengelolaan dana.
Dengan strategi ini, Danantara berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional sekaligus memberikan imbal hasil yang menarik bagi para investor. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Danantara sebagai salah satu pemain kunci dalam investasi di Indonesia.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar