Terkuak! Kementan Pastikan Harga Daging, Ayam, dan Telur Stabil Jelang Ramadan 2026, Namun Ada ‘Anomali’ di Balik Layar yang Perlu Diwaspadai Konsumen!

Terkuak! Kementan Pastikan Harga Daging, Ayam, dan Telur Stabil Jelang Ramadan 2026, Namun Ada 'Anomali' di Balik Layar yang Perlu Diwaspadai Konsumen!

55 NEWS – Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan jaminan stabilitas harga komoditas pangan esensial seperti daging sapi, daging ayam, dan telur ayam ras menjelang bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 2026. Meskipun pasokan di tingkat hulu terpantau aman, hasil inspeksi mendadak (sidak) di beberapa daerah justru mengungkap adanya dinamika margin yang perlu dicermati di tingkat pedagang hilir, menjadi sorotan utama bagi stabilitas harga di pasaran.

COLLABMEDIANET

Kementan secara agresif melakukan sidak di berbagai wilayah strategis, termasuk Depok, Bandung, Yogyakarta, Bogor, dan Bekasi. Langkah proaktif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi tetap terjaga di seluruh rantai pasok. Dari pantauan lapangan, pasokan di tingkat peternak dan rumah potong hewan (RPH) dilaporkan dalam kondisi memadai, yang secara langsung berkontribusi pada kestabilan harga di pasar sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen.

Terkuak! Kementan Pastikan Harga Daging, Ayam, dan Telur Stabil Jelang Ramadan 2026, Namun Ada 'Anomali' di Balik Layar yang Perlu Diwaspadai Konsumen!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di Pasar Depok Jaya dan Pasar Kemiri Muka, misalnya, harga telur ayam ras tercatat di kisaran Rp31.000-Rp32.000 per kilogram, daging ayam Rp37.000-Rp40.000 per kilogram, dan daging sapi sekitar Rp140.000 per kilogram. Pasokan ayam di tingkat pedagang juga terpantau melimpah, dengan upaya penguatan distribusi terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.

Tri Melasari, Direktur Pakan Kementerian Pertanian, mengonfirmasi bahwa harga-harga tersebut masih dalam batas normal. "Harga daging ayam rata-rata masih berada di kisaran Rp37.000-Rp40.000 per ekor. Ini mengindikasikan bahwa pasokan dan harga tetap terkendali," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima 55tv.co.id pada Selasa (24/2/2026).

Namun, ada sedikit nuansa berbeda yang terungkap dari pemantauan di Bandung pada 20-21 Februari 2026, khususnya di RPH Kabupaten Bandung dan Pasar Kiaracondong. Pemotongan sapi di RPH MBC rata-rata 15 ekor per hari dengan pasokan sapi siap potong yang cukup. Harga karkas di tingkat RPH tercatat Rp105.000-Rp107.000 per kilogram, masih dalam koridor HAP yang ditetapkan pemerintah.

Ironisnya, di tingkat pedagang, daging sapi dijual dengan rentang harga Rp130.000-Rp140.000 per kilogram, bahkan untuk tipe has bisa mencapai Rp150.000 per kilogram, atau sekitar 7 persen di atas HAP. Makmun, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, menegaskan bahwa kenaikan ini tidak berasal dari hulu. "Harga karkas di RPH Rp105.000-Rp107.000 per kilogram masih sesuai acuan, sehingga lonjakan di pasar lebih disebabkan oleh margin di tingkat pedagang," ungkapnya. Ia menambahkan, harga ayam hidup di kandang juga masih sesuai acuan, menekankan pentingnya menjaga stabilitas distribusi dan kewajaran margin di sektor hilir.

Dengan demikian, meskipun pemerintah menjamin ketersediaan dan stabilitas harga dari sisi produksi, kewaspadaan terhadap praktik penentuan margin di tingkat pedagang menjadi kunci untuk memastikan harga yang adil sampai ke tangan konsumen, khususnya menjelang periode permintaan tinggi seperti Ramadan dan Idulfitri.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar