55 NEWS – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan: perairan Indonesia menyimpan sekitar 700 titik lokasi yang berpotensi menjadi "harta karun" berupa Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT). Dari ratusan titik tersebut, diperkirakan 90% berasal dari kapal-kapal Tiongkok kuno.

Related Post
Direktur Sumber Daya Kelautan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Frista Yorhanita, menjelaskan bahwa sebagian besar titik BMKT ini berada di jalur sutra maritim, rute perdagangan kuno yang sering dilalui kapal-kapal dari China. "Titik-titik ini banyak ditemukan di sekitar Sumatera dan Jawa, jalur yang dulunya ramai dilewati kapal-kapal dagang," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Namun, Frista menekankan bahwa nilai pasti dari BMKT di 700 titik tersebut masih belum bisa ditentukan. Penilaian nilai ekonomis baru dapat dilakukan setelah proses pengangkatan dan taksasi resmi oleh Kementerian Keuangan. Proses ini meliputi identifikasi, klasifikasi, dan penentuan nilai ekonomi dari setiap benda yang berhasil diangkat.
"Kita belum bisa menaksir nilai totalnya. Perkiraan kasar pun tidak bisa dijadikan acuan, karena barang-barang ini adalah barang antik. Kondisinya sangat berpengaruh pada nilai jualnya. Pecah sedikit saja, nilainya bisa jauh berbeda," jelasnya. Penemuan ini membuka potensi baru bagi penelitian sejarah maritim dan pengembangan wisata bahari di Indonesia, sekaligus tantangan dalam pengelolaan dan pelestarian warisan budaya bawah laut.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar