55tv.co.id – Kabar mengejutkan datang dari parlemen terkait alokasi dana program Makan Bergizi Gratis MBG untuk tahun anggaran 2027. Setelah mencapai angka fantastis Rp268 triliun pada 2026 anggaran ini dipastikan akan terpangkas signifikan menjadi Rp174 triliun. Penurunan drastis ini menjadi sorotan utama dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara RAPBN mendatang.

Related Post
Ketua Badan Anggaran Banggar DPR RI Said Abdullah menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran ini bukan tanpa alasan kuat. Menurutnya pemangkasan tersebut merupakan hasil kalkulasi ulang yang cermat. Fokus utama adalah efisiensi dan penyesuaian dengan kebutuhan riil di lapangan.

Said membeberkan bahwa jumlah titik layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG yang semula direncanakan mencapai 27 ribu titik kini disesuaikan menjadi 21 ribu titik yang dianggap lebih tepat sasaran. Selain itu perhitungan juga mempertimbangkan jumlah penerima manfaat program yaitu sekitar 84 juta siswa di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut Said menambahkan bahwa dalam perhitungan total anggaran Rp174 triliun tersebut juga telah memperhitungkan alokasi untuk program kesehatan yang relevan seperti penanganan stunting dan dukungan gizi bagi ibu hamil. Ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam memastikan program gizi berjalan efektif dan efisien. Keputusan ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan dana negara untuk kesejahteraan masyarakat.










Tinggalkan komentar