55tv.co.id – Pembangunan Ibu Kota Nusantara IKN terus digenjot dengan target ambisius. Otorita IKN OIKN siap mempercepat realisasi proyek-proyek vital hingga 2027 mendatang didukung alokasi anggaran fantastis dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara RAPBN.

Related Post
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pagu indikatif OIKN dalam RAPBN 2027 mencapai Rp6,7 triliun. Dari jumlah tersebut Rp5,3 triliun secara khusus dialokasikan untuk kelanjutan pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif. "Dana ini krusial untuk meneruskan proyek-proyek penting tersebut sementara sisanya akan digunakan untuk operasional dan pengelolaan," jelas Basuki di Jakarta pada Rabu 19 Agustus 2026.

Angka pagu indikatif ini menunjukkan peningkatan signifikan sekitar Rp400 miliar dari alokasi sebelumnya yang sebesar Rp6,3 triliun. Peningkatan anggaran ini selaras dengan target ambisius penyelesaian berbagai infrastruktur utama IKN yang diharapkan rampung pada tahun 2027. Selain untuk konstruksi baru dana ini juga mencakup kebutuhan pengelolaan serta pemeliharaan aset-aset yang telah selesai dibangun.
Saat ini biaya operasional dan pemeliharaan infrastruktur IKN diperkirakan mencapai sekitar Rp500 miliar setiap tahun. Angka ini diprediksi akan terus melonjak seiring bertambahnya jumlah aset yang diserahkan oleh kementerian terkait kepada OIKN untuk dikelola dan dipelihara.
Salah satu fokus utama adalah kawasan yudikatif yang ditargetkan selesai pada 25 Desember 2027. Kompleks ini akan menjadi rumah bagi Mahkamah Konstitusi MK Mahkamah Agung MA Komisi Yudisial KY Plaza Keadilan serta Masjid Kawasan. Sonny Alissa Pejabat Pembuat Komitmen PPK E.4 Satker Pembangunan Infrastruktur OIKN memaparkan bahwa progres pembangunan kawasan yudikatif ditargetkan mencapai 40 persen hingga akhir tahun ini. Percepatan dilakukan melalui pengerjaan struktur topping off hingga penyelesaian arsitektural lanskap dan interior.
Saat ini paket pembangunan MA dengan nilai kontrak Rp1,4 triliun telah mencapai progres 12,5 persen setelah delapan bulan berjalan. Sementara itu paket pembangunan MK KY dan Masjid Kawasan yang bernilai Rp1,65 triliun menunjukkan progres 12,41 persen.
Tidak ketinggalan kawasan legislatif yang mencakup Gedung DPR MPR DPD Gedung Sidang Paripurna serta berbagai fasilitas pendukung juga ditargetkan rampung pada Desember 2027. Seluruh upaya ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang modern dan fungsional sesuai jadwal yang ditetapkan.








Tinggalkan komentar