55tv.co.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kadin Anindya Bakrie baru-baru ini memaparkan serangkaian strategi inovatif di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan penting jajaran Kadin se-Indonesia di Istana Negara Jumat 31 Juli 2026 Anindya menguraikan langkah-langkah konkret untuk memperkuat ketahanan perekonomian nasional di tengah gejolak global yang penuh tantangan.

Related Post
Anindya menegaskan bahwa ketahanan energi pangan dan ekonomi merupakan pilar tak terpisahkan dari ketahanan bangsa secara keseluruhan. Sejak tahun lalu Kadin telah proaktif merumuskan solusi optimis menghadapi berbagai dinamika. Ia menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang relatif stabil dengan pertumbuhan rata-rata lima persen dan inflasi yang terkendali menjadi modal penting untuk melangkah maju.

Pria yang akrab disapa Anindya itu juga menggarisbawahi peran vital dunia usaha sebagai motor utama penggerak Produk Domestik Bruto PDB. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik BPS hampir 92 persen aktivitas ekonomi nasional didominasi oleh konsumsi masyarakat investasi swasta dan ekspor. Oleh karena itu Kadin merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi maksimal.
Kontribusi Kadin tidak hanya terbatas pada perusahaan besar namun juga merangkul Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM koperasi Badan Usaha Milik Negara BUMN serta Badan Usaha Milik Daerah BUMD baik di pusat maupun di daerah. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Kadin dalam memastikan semua elemen ekonomi terlibat aktif dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.










Tinggalkan komentar