55 NEWS – PT PLN (Persero) terus berupaya keras untuk mencapai target ambisius penggunaan 3 juta ton biomassa pada tahun 2025 sebagai bahan bakar campuran (cofiring) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatat, hingga Juli 2025, pihaknya telah berhasil memasok hampir 1,2 juta ton biomassa.

Related Post
Komisaris Utama PLN EPI, Nikson Silalahi, menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai. "Kami bekerja keras supaya sampai Desember 2025 nanti apa yang menjadi target 3 juta ton bisa tercapai," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Nikson menjelaskan, untuk mewujudkan target tersebut, PLN EPI telah membangun ekosistem rantai pasok biomassa yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Strategi ini mencakup empat pilar utama.
Pertama, penanaman tanaman energi di lahan-lahan marginal melalui pendekatan berbasis masyarakat, menggandeng koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Kedua, pemanfaatan limbah pertanian, perkebunan, dan kehutanan sebagai bahan baku biomassa yang berkelanjutan.
Ketiga, pengembangan infrastruktur logistik yang komprehensif, terdiri dari Sub Hub, Hub, dan Main Hub, untuk memastikan pengumpulan, pengolahan, dan distribusi biomassa yang efisien ke PLTU. Keempat, pelibatan koperasi sebagai penghubung antara petani dan fasilitas pengolahan, sekaligus memperkuat ketahanan pasokan biomassa.
Untuk memenuhi kebutuhan biomassa yang mencapai 10,2 juta ton per tahun hingga 2025, PLN EPI juga telah mengimplementasikan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah program Green Economy Village (GEV) di berbagai daerah, seperti Gunung Kidul, Cilacap, dan Tasikmalaya. Program ini telah berhasil menanam lebih dari 953.000 bibit tanaman energi di lahan seluas lebih dari 760 hektare.
Selain itu, PLN EPI juga mengembangkan sistem pertanian terpadu (integrated farming system) yang menggabungkan tanaman energi, pangan, dan peternakan. Program ini telah melibatkan lebih dari 1.000 petani dan puluhan kelompok tani dalam penanaman dan pemanfaatan biomassa. PLN juga menargetkan implementasi cofiring di 52 PLTU, dengan realisasi di 48 lokasi hingga kuartal kedua 2025. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Informasi ini dilansir dari 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar