55 NEWS – Insiden mengejutkan menimpa sebuah restoran Ta Wan di Mal Level 21 Bali, di mana seorang pelanggan tak sengaja meminum cairan pembersih yang disajikan dalam botol air mineral. Kejadian ini sontak viral di media sosial dan memicu permintaan maaf resmi dari pihak restoran. Lalu, siapa sebenarnya pemilik jaringan restoran ternama ini, dan bagaimana kronologi kejadian yang membahayakan pelanggan tersebut?

Related Post
Ta Wan, restoran yang dikenal dengan hidangan bubur khasnya, ternyata berada di bawah naungan Eatwell Culinary Group, sebuah grup manajemen restoran yang juga mengelola merek-merek populer seperti Ichiban Sushi, Dapur Solo, dan Eat and Eat. PT Eatwell Culinary Indonesia, yang didirikan oleh Sumarno Ngadiman, menjadi pengelola operasional Ta Wan.

Berawal dari sebuah restoran sederhana pada tahun 1996, Ta Wan telah bertransformasi menjadi jaringan restoran Chinese food bersertifikat halal grade A yang memiliki lebih dari 20 outlet di seluruh Indonesia. Namun, kesuksesan ini tercoreng oleh insiden yang terjadi pada 6 November 2025.
Menurut keterangan resmi Ta Wan, insiden bermula dari kesalahan prosedur seorang karyawan yang menempatkan cairan pembersih ke dalam botol air mineral kosong. Botol tersebut kemudian diletakkan di dekat bar minuman dan terlupakan saat pergantian shift. Karyawan shift berikutnya, tanpa mengetahui isinya, menempatkan kembali botol tersebut ke area penyimpanan minuman, hingga akhirnya tersaji kepada pelanggan.
Pihak manajemen Ta Wan telah mengambil tindakan tegas terhadap karyawan yang bersangkutan dan berjanji akan memperketat prosedur keamanan pangan serta kedisiplinan karyawan. Mereka juga telah berkomunikasi dengan pelanggan yang terdampak dan memastikan pemenuhan hak-haknya. Kejadian ini menjadi pelajaran pahit bagi Ta Wan dan seluruh industri kuliner untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan kesehatan pelanggan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar