55 NEWS – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso angkat bicara terkait laporan mengejutkan dari Amerika Serikat (AS) yang menemukan indikasi paparan radioaktif Cesium-137 pada udang beku impor asal Indonesia. Temuan ini sontak memicu kekhawatiran dan mendorong pemerintah untuk bertindak cepat.

Related Post
Menanggapi isu tersebut, Mendag menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Kerja sama ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam dan verifikasi terhadap klaim yang dilayangkan oleh AS.

"Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan KKP dan Bapeten. Saat ini, KKP dan Bapeten tengah melakukan inspeksi menyeluruh terkait keberadaan Cesium-137. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan adanya evaluasi komprehensif, sehingga produk ekspor kita, baik ke Amerika maupun negara lainnya, terjamin keamanannya," jelas Mendag saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (20/8/2025).
Mendag menegaskan, apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa udang Indonesia bebas dari kontaminasi radioaktif, pemerintah tidak akan ragu untuk melakukan negosiasi ulang dengan pihak AS. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran kembali ekspor udang Indonesia ke pasar Amerika.
"Saat ini, proses inspeksi masih berlangsung untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti tidak ada kandungan radioaktif, kami akan segera berkomunikasi kembali dengan Amerika Serikat," imbuhnya. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kualitas dan keamanan produk ekspor Indonesia serta melindungi kepentingan para pelaku usaha perikanan. Hasil investigasi dari KKP dan Bapeten akan menjadi landasan utama dalam menentukan langkah selanjutnya. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan penanganan masalah ini kepada pemerintah.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar