55 NEWS – PT Pertamina Patra Niaga, sebagai salah satu entitas bisnis strategis di bawah naungan Pertamina, kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Perusahaan baru-baru ini mendistribusikan total 983 tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk menopang operasional vital dapur umum dan posko pengungsian di wilayah-wilayah yang terdampak parah oleh bencana banjir di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Langkah proaktif ini merupakan bagian integral dari upaya percepatan penanganan krisis yang melanda sejumlah daerah di Pulau Sumatera.

Related Post
Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa penyaluran bantuan berupa Bright Gas ini memiliki peran krusial dalam menjamin ketersediaan pasokan energi bagi dapur umum di lokasi pengungsian. "Kami terus memantau dinamika di lapangan dengan seksama. Hingga saat ini, total 983 tabung LPG telah kami salurkan, terdiri dari 244 tabung pada fase tanggap darurat awal, dan tambahan 739 tabung Bright Gas 12 kg yang secara spesifik difokuskan untuk wilayah Aceh dan sekitarnya," papar Roberth dalam keterangan persnya di Jakarta, baru-baru ini.

Roberth menambahkan, inisiatif ini bukan sekadar bantuan, melainkan sebuah investasi sosial yang memastikan roda ekonomi kemanusiaan tetap berputar di tengah krisis. "Harapan kami, dengan dukungan logistik energi ini, dapur umum dapat terus beroperasi secara maksimal, melayani kebutuhan pangan esensial bagi para pengungsi yang sangat membutuhkan," imbuhnya, seperti dikutip dari 55tv.co.id.
Secara rinci, alokasi 739 tabung Bright Gas dalam beberapa hari terakhir diarahkan untuk mendukung operasional posko dapur umum di Provinsi Aceh, mencakup Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Gayo Lues. Sementara itu, 244 tabung LPG lainnya telah lebih dahulu didistribusikan ke berbagai titik dapur umum di Sumatera Barat, meliputi Padang, Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar. Distribusi juga menjangkau Sumatera Utara, khususnya Tapanuli Tengah dan Medan, serta beberapa area di Aceh yang terdampak.
Langkah cepat Pertamina Patra Niaga ini menegaskan peran vital sektor energi dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi, bahkan di tengah situasi bencana. Ketersediaan LPG yang terjamin memungkinkan aktivitas memasak untuk ribuan pengungsi tetap berjalan, mencegah krisis pangan sekunder, dan memberikan harapan bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak banjir.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar