Ancaman Pembekuan Berbuah Manis? Menteri Purbaya Ungkap Rahasia Bea Cukai Kini ‘Sulit Disogok Lagi,’ Jutaan Rokok Ilegal Disikat Habis!

Ancaman Pembekuan Berbuah Manis? Menteri Purbaya Ungkap Rahasia Bea Cukai Kini 'Sulit Disogok Lagi,' Jutaan Rokok Ilegal Disikat Habis!

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pujian atas transformasi kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Perbaikan signifikan ini terlihat dari semakin masifnya pemberantasan barang ilegal dan, yang mengejutkan, Purbaya menyebut jajaran Bea Cukai kini "hampir sulit disogok lagi." Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya Purbaya memberikan ultimatum keras untuk perbaikan internal, sebuah langkah yang kini tampaknya membuahkan hasil nyata di lapangan.

COLLABMEDIANET

Dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (18/12/2025), Purbaya secara gamblang mengapresiasi agresivitas Bea Cukai di lapangan. "Bea Cukai sekarang lebih aktif melakukan razia-razia dan pemeriksaan, mereka sudah hampir sulit disogok lagi, jadi penangkapannya semakin besar semakin besar," tegas Purbaya, menyoroti peningkatan efektivitas penindakan yang berdampak langsung pada volume barang ilegal yang berhasil dicegah peredarannya.

Ancaman Pembekuan Berbuah Manis? Menteri Purbaya Ungkap Rahasia Bea Cukai Kini 'Sulit Disogok Lagi,' Jutaan Rokok Ilegal Disikat Habis!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pujian ini bukan tanpa latar belakang. Setahun sebelumnya, Menteri Purbaya sempat melayangkan ancaman serius: membekukan operasional Bea Cukai dan merumahkan 16.000 pegawainya jika tidak ada perbaikan kinerja yang signifikan. Ultimatum tersebut tampaknya menjadi katalisator bagi pembenahan internal yang mendalam, mendorong peningkatan integritas dan profesionalisme di tubuh institusi tersebut.

Salah satu bukti nyata dari peningkatan kinerja ini adalah keberhasilan tim gabungan menggagalkan peredaran 11 juta batang rokok ilegal. Operasi besar ini, yang berawal pada 11 Desember 2025, merupakan sinergi apik antara Bea Cukai Atambua, Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, didukung oleh Imigrasi Atambua serta Polres Timor Tengah Utara (TTU). Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas praktik ilegal yang merugikan negara.

Berdasarkan informasi intelijen dan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti, petugas berhasil mengembangkan kasus hingga menemukan lokasi penimbunan di sebuah gudang di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara. Di sana, petugas menyita 1.100 karton rokok merek premium seperti Marlboro dan Marlboro Gold yang terbukti dilekati pita cukai palsu. Tak hanya itu, penyisiran lanjutan juga mengamankan tambahan 138.160 batang rokok ilegal, sehingga total barang bukti mencapai angka fantastis, sekitar 11 juta batang.

Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan komitmen Bea Cukai dalam menjaga integritas institusi, tetapi juga berdampak positif pada penerimaan negara dari sektor cukai dan menciptakan iklim persaingan usaha yang lebih sehat bagi industri rokok legal. Transformasi ini diharapkan terus berlanjut demi meminimalisir kerugian negara akibat praktik ilegal dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum ekonomi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar