55 NEWS – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pemberdayaan yang terstruktur. Inisiatif ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan juga pembangunan kapasitas usaha yang berkelanjutan, menciptakan ekosistem bisnis yang resilient. Salah satu pilar utama strategi ini adalah Rumah BUMN, sebuah wadah pengembangan yang telah terbukti melahirkan kisah sukses, termasuk La Suntu Tastio, yang berhasil mengangkat nilai tradisi ke panggung ekonomi modern.

Related Post
Didirikan sejak 2010 di Depok, Jawa Barat, La Suntu Tastio telah menjelma menjadi produsen tas yang unik, memadukan kekayaan tenun, kulit, dan batik. Keunikan mereka terletak pada komitmen terhadap bahan baku lokal; seluruh material diperoleh langsung dari pengrajin di berbagai daerah, memastikan rantai pasok yang mendukung ekonomi komunitas. Produk-produk La Suntu Tastio kini menjangkau konsumen di seluruh Indonesia, baik melalui platform daring maupun gerai luring, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai pameran dan bazar bergengsi, memperluas jangkauan pasar secara signifikan.

Pada awal perjalanannya, La Suntu Tastio menghadapi tantangan signifikan: meyakinkan pasar bahwa kain tradisional dapat diolah menjadi produk fesyen modern yang berkualitas tinggi dan memiliki daya saing. Namun, dengan visi desain yang inovatif dan komitmen tak tergoyahkan terhadap mutu, mereka berhasil mengubah persepsi tersebut. Lambat laun, produk-produk La Suntu Tastio mulai diterima luas, bahkan dipercaya oleh berbagai institusi, membuktikan potensi ekonomi dari warisan budaya yang dikemas secara kontemporer.
Indari, pemilik La Suntu Tastio, mengakui bahwa peran Rumah BUMN yang difasilitasi oleh BRI sangat vital dalam evolusi bisnisnya. "Pemberdayaan dari Rumah BUMN menjadi titik balik penting. Ini membantu kami tidak hanya dalam menghadapi dinamika pasar yang kompleks, tetapi juga dalam memformulasikan arah bisnis yang lebih strategis dan berkelanjutan," ujarnya, sebagaimana dikutip oleh 55tv.co.id. Dukungan ini mencakup pelatihan manajemen, strategi pemasaran digital, hingga akses pasar yang lebih luas, memberikan UMKM seperti La Suntu Tastio fondasi yang kuat untuk bersaing dan berinovasi di tengah persaingan global.
Keberhasilan La Suntu Tastio menjadi bukti nyata bahwa dengan dukungan yang tepat dan strategi pemberdayaan yang komprehensif, UMKM mampu tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat, mengangkat nilai tradisi lokal ke panggung ekonomi modern. Ini sekaligus menegaskan posisi BRI sebagai lokomotif pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Indonesia, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar