Menggemparkan! Cadangan Energi Indonesia Hanya Bertahan Kurang dari Sebulan, Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan dan Arahan Mendesak dari Presiden Prabowo!

Menggemparkan! Cadangan Energi Indonesia Hanya Bertahan Kurang dari Sebulan, Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan dan Arahan Mendesak dari Presiden Prabowo!

55 NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara terus terang mengakui bahwa kapasitas penyimpanan energi strategis nasional, termasuk minyak dan LPG, saat ini hanya sanggup menopang kebutuhan selama sekitar 25 hari. Angka ini jauh di bawah rekomendasi standar global yang mensyaratkan minimal tiga bulan untuk menjaga stabilitas pasokan energi suatu negara.

COLLABMEDIANET

Bahlil menjelaskan, minimnya ketahanan energi nasional ini bukan disebabkan oleh ketiadaan anggaran untuk pengadaan, melainkan karena keterbatasan infrastruktur penyimpanan di dalam negeri. "Jika kita mengimpor pasokan untuk kebutuhan lebih dari 25 hari, lantas di mana akan disimpan? Ini adalah inti persoalan kita. Kita tidak perlu mencari kambing hitam; inilah realitas kondisi negara kita yang harus segera kita perbaiki," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, seperti dikutip 55tv.co.id pada Kamis (5/3/2026).

Menggemparkan! Cadangan Energi Indonesia Hanya Bertahan Kurang dari Sebulan, Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan dan Arahan Mendesak dari Presiden Prabowo!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kondisi ini, menurut Bahlil, telah menjadi perhatian serius di tingkat kepemimpinan tertinggi. Menyikapi situasi krusial ini, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan pembangunan fasilitas penyimpanan energi guna mencapai ketahanan pasokan hingga tiga bulan. Arahan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk insiden serangan AS ke Iran dan ancaman penutupan Selat Hormuz yang vital bagi jalur perdagangan energi dunia.

"Memang sejak dahulu, sudah sejak lama, bahwa kemampuan storage kita, daya tampung BBM kita tidak lebih dari 21-25 hari. Sekarang ini, di bawah arahan Presiden Prabowo, kami diamanatkan untuk segera membangun infrastruktur penyimpanan demi menjamin ketahanan energi nasional," tambah Bahlil dari Istana Negara pada Rabu (4/3/2026), menekankan urgensi perbaikan sistem ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar