Mega Proyek Rp16 Triliun Dikebut! Bendungan Cijurey-Cibeet Siap Redam Banjir Citarum, Target 2027 Jadi Kunci Penyelamat Ekonomi Regional!

55 NEWS – Ancaman kerugian ekonomi triliunan rupiah akibat banjir di wilayah hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya Kabupaten Karawang dan Bekasi, berpotensi mereda. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah memacu penyelesaian dua mega proyek strategis, Bendungan Cijurey dan Cibeet, dengan target rampung paling cepat pada tahun 2027. Percepatan ini menjadi krusial untuk memperkuat pengendalian banjir dan menopang stabilitas ekonomi di kawasan padat penduduk dan industri tersebut.

COLLABMEDIANET

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa dalam tujuh tahun terakhir, kerugian akibat banjir di Citarum Hilir telah mencapai angka fantastis Rp5,6 triliun, atau rata-rata Rp800 miliar per tahun. Data ini, seperti dilansir 55tv.co.id, menegaskan urgensi solusi struktural jangka panjang untuk memitigasi risiko dan dampak banjir berulang yang kerap melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial.

Mega Proyek Rp16 Triliun Dikebut! Bendungan Cijurey-Cibeet Siap Redam Banjir Citarum, Target 2027 Jadi Kunci Penyelamat Ekonomi Regional!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dody Hanggodo secara langsung menekankan kekhawatirannya terhadap potensi kerugian lebih lanjut jika proyek ini tertunda. "Saya berharap bisa selesai paling tidak 2027–2028. Dengan mata kepala, saya sendiri melihat kalau itu tidak segera diselesaikan, saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima 55tv.co.id, Selasa (14/4/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menyelesaikan proyek vital ini sesuai jadwal.

Penyelesaian kedua bendungan ini diproyeksikan membawa dampak ekonomi yang signifikan. Studi menunjukkan, Bendungan Cijurey dan Cibeet mampu mereduksi potensi banjir hingga 80 persen untuk periode ulang 5 tahunan. Lebih jauh lagi, proyek ini diperkirakan dapat menekan potensi kerugian ekonomi hingga Rp16 triliun dalam kurun waktu 25 tahun ke depan, sebuah investasi yang sangat strategis bagi keberlanjutan ekonomi regional dan kesejahteraan masyarakat.

Secara spesifik, Bendungan Cijurey yang berlokasi di Kabupaten Bogor dirancang dengan kapasitas tampung mencapai 14,37 juta meter kubik, memiliki tinggi 78 meter, dan panjang 614 meter. Bendungan ini tidak hanya berfungsi mereduksi banjir sebesar 59,33 persen atau setara 172,94 meter kubik per detik, dengan area terdampak sekitar 72 hektare, namun juga vital untuk mendukung layanan irigasi seluas 2.047 hektare di wilayah Kecamatan Cariu, Sukamakmur, dan Tanjungsari. Per 10 April 2026, progres fisik Bendungan Cijurey telah mencapai 37,20 persen, dengan realisasi keuangan sebesar 32,84 persen, menunjukkan komitmen percepatan proyek.

Sementara itu, Bendungan Cibeet, yang progresnya juga terus dipantau, dirancang sebagai komponen krusial dalam sistem pengendalian banjir DAS Citarum Hilir yang terintegrasi. Bersama Bendungan Cijurey dan Bendungan Cipamingkis, Cibeet akan membentuk benteng pertahanan yang kokoh terhadap ancaman banjir, memastikan perlindungan maksimal bagi kawasan industri dan permukiman padat di hilir Citarum. Dengan percepatan ini, diharapkan target rampung 2027 dapat tercapai, membawa angin segar bagi masyarakat dan perekonomian di wilayah Citarum Hilir.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar