Geger! Rugi Triliunan Rupiah, Raksasa Telekomunikasi Ini Bikin Investor Gigit Jari: Ada Apa di Balik Keputusan Mengejutkan Ini?

55 NEWS – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), salah satu pemain utama di industri telekomunikasi Tanah Air, telah membuat keputusan signifikan yang mengejutkan banyak pihak. Perusahaan secara resmi mengumumkan tidak akan mendistribusikan dividen kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2026, sebuah langkah yang diambil pasca Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025. Kebijakan ini merupakan konsekuensi langsung dari kinerja keuangan perseroan yang membukukan kerugian masif sebesar Rp4,4 triliun pada tahun 2025.

COLLABMEDIANET

Angka kerugian yang fantastis ini jauh melampaui estimasi awal yang tercatat pada sembilan bulan pertama tahun 2025, yang kala itu berada di kisaran Rp2,6 triliun. Direktur & Chief Financial Officer XLSMART, Antony Susilo, dalam konferensi pers RUPST EXCL di Jakarta pada Rabu (20/5/2026), menjelaskan bahwa keputusan ini tidak dapat dihindari. "Kita tahu bahwa di peraturan perundang-undangan itu, kalau perusahaan mengalami kerugian maka perusahaan tersebut tidak boleh memberikan dividen. Nah, di tahun 2025, XLSMART di pembukuannya mencatatkan kerugian, makanya tahun 2026 ini kita tidak bisa memberikan dividen," tegas Antony, merujuk pada regulasi yang melarang pembagian dividen oleh entitas yang merugi.

Geger! Rugi Triliunan Rupiah, Raksasa Telekomunikasi Ini Bikin Investor Gigit Jari: Ada Apa di Balik Keputusan Mengejutkan Ini?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Antony Susilo lebih lanjut menguraikan bahwa beban kerugian yang membengkak pada tahun buku 2025 ini tidak terlepas dari proses integrasi pasca-merger yang telah dilakukan sebelumnya. Proses penggabungan usaha tersebut, menurutnya, membawa serta implikasi biaya yang signifikan, termasuk biaya integrasi dan beban depresiasi aset yang meningkat pasca-akuisisi. Hal ini secara langsung membebani laporan keuangan perseroan, mengubah proyeksi laba menjadi defisit yang substansial.

Keputusan EXCL untuk absen dalam pembagian dividen ini tentu menjadi sorotan tajam di kalangan investor dan analis pasar. Meskipun merupakan langkah yang sesuai dengan regulasi, kinerja keuangan yang tergerus oleh biaya merger ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi jangka panjang perusahaan dan dampaknya terhadap valuasi saham. Para pemegang saham kini harus menanti perbaikan kinerja di masa mendatang sebelum dapat kembali menikmati hasil investasi mereka dalam bentuk dividen.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar