Bukan Sekadar Angka! Danantara Ungkap Tantangan Besar di Balik Laporan Keuangan Konsolidasi Ribuan BUMN, Investor Wajib Tahu Jadwal Rilisnya!

55 NEWS – Jakarta – Para pelaku pasar dan investor diminta untuk bersabar menanti laporan kinerja keuangan konsolidasi dari seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah naungan Danantara. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa pelaporan komprehensif tersebut baru akan dirilis pada akhir kuartal III tahun 2026. Penundaan ini bukan tanpa alasan, melainkan karena kompleksitas luar biasa dalam mengintegrasikan data dari ribuan entitas usaha.

COLLABMEDIANET

Pandu menjelaskan, proses konsolidasi laporan keuangan dari sekitar 1.000 perusahaan BUMN yang berada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memerlukan waktu yang tidak sedikit. Tahapan ini melibatkan pengumpulan dan penyatuan data dari Danantara Aset Management (DAM) dan Danantara Investment Management (DIM) sebelum akhirnya disatukan ke dalam laporan BPI. "Kita konsolidasikan dulu nanti dari sisi DAM dan DIM, habis itu masuk ke BPI, itu butuh waktu. Kemungkinan baru bisa mungkin akhir kuartal III," terang Pandu saat ditemui di kawasan Senayan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Bukan Sekadar Angka! Danantara Ungkap Tantangan Besar di Balik Laporan Keuangan Konsolidasi Ribuan BUMN, Investor Wajib Tahu Jadwal Rilisnya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Pandu merujuk pada ketentuan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), yang menetapkan batas waktu maksimal bagi perusahaan untuk menyampaikan laporan keuangannya adalah enam bulan setelah tahun buku berakhir, atau biasanya pada bulan Juni. Seluruh perusahaan BUMN di bawah Danantara wajib mematuhi batas waktu tersebut untuk menyusun laporan keuangan masing-masing. Setelah semua laporan individual rampung dan diserahkan, barulah proses konsolidasi kinerja BPI Danantara dapat dimulai secara menyeluruh.

"Kita juga masih menunggu perusahaan-perusahaan yang Tbk (terbuka), apalagi kan belum semua selesai. Belum lagi kita ada sekitar 1.000 perusahaan, itu harus selesai, habis itu kita harus konsolidasikan," tambah Pandu. Skala operasional dan jumlah perusahaan yang sangat besar menjadi faktor utama mengapa laporan keuangan konsolidasi ini membutuhkan waktu ekstra. Transparansi dan akurasi data menjadi prioritas utama Danantara dalam menyajikan gambaran kinerja investasi BUMN yang komprehensif kepada publik dan para pemangku kepentingan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar