55 NEWS – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya peredaran video palsu berbasis teknologi kecerdasan buatan (deepfake) yang secara sengaja mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Video menyesatkan tersebut, yang menampilkan narasi sebuah keluarga mendadak makmur setelah mengklaim dana hibah dari Menkeu, ditegaskan sebagai hoaks murni yang bertujuan untuk penipuan.

Related Post
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu menegaskan bahwa konten visual tersebut merupakan manipulasi canggih yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Mereka menyalahgunakan identitas dan suara Menteri Keuangan Purbaya untuk melancarkan skema penipuan berkedok bantuan sosial atau program hibah pemerintah. Modus operandi ini dirancang untuk mengecoh masyarakat agar tergiur dengan janji kekayaan instan yang tidak realistis.

"Video yang beredar, menampilkan satu keluarga yang menangis terharu karena menjadi kaya mendadak setelah mendapatkan bantuan dana hibah, serta pernyataan Menteri Keuangan Purbaya yang seolah-olah menyebutkan nomor kontak asli, adalah video hoaks deepfake," demikian pernyataan resmi PPID Kemenkeu yang diterima 55tv.co.id pada Senin (8/6/2026). Penegasan ini menjadi krusial di tengah meningkatnya kasus penipuan digital yang memanfaatkan figur publik.
Kemenkeu menyoroti kecanggihan teknologi deepfake yang kini mampu merekayasa gerak bibir dan artikulasi suara tokoh publik dengan presisi luar biasa, menjadikannya sangat sulit dibedakan dari rekaman asli. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat luas untuk meningkatkan literasi digital dan lebih jeli dalam menyaring setiap informasi, khususnya yang berkaitan dengan program bantuan atau insentif pemerintah yang menjanjikan keuntungan finansial.
Publik diminta untuk tidak mudah mempercayai nomor kontak pribadi atau tautan yang disisipkan dalam video-video promosi semacam itu, terutama jika menjanjikan keuntungan finansial yang tidak masuk akal atau meminta data pribadi yang sensitif. Kemenkeu menekankan bahwa semua informasi resmi terkait program bantuan atau kebijakan finansial akan selalu disampaikan melalui kanal-kanal resmi dan terverifikasi, bukan melalui pesan pribadi atau video viral yang tidak jelas sumbernya.
"Masyarakat diharapkan senantiasa waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya. Verifikasi informasi adalah kunci untuk menghindari jebakan penipuan dan melindungi diri dari kerugian finansial," tambah PPID Kemenkeu. Peringatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga integritas informasi publik dan melindungi masyarakat dari kerugian finansial akibat penipuan digital yang semakin canggih dan meresahkan.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar