55tv.co.id – Ibu kota Jakarta tak tinggal diam menghadapi ancaman serius dari banjir rob abrasi dan dampak perubahan iklim yang kian nyata. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini gencar memperkuat benteng pertahanan pesisirnya demi masa depan yang lebih aman. Salah satu strategi kunci yang digencarkan adalah pelestarian kawasan konservasi mangrove di sepanjang garis pantai utara Jakarta.

Related Post
Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Badan Pendapatan Daerah Jakarta Morris Danny menjaga kelestarian ekosistem pesisir merupakan fondasi penting bagi keseimbangan lingkungan sekaligus mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa dana retribusi daerah memiliki peran krusial dalam membiayai berbagai kebutuhan vital. Ini termasuk peningkatan kualitas infrastruktur kebersihan lingkungan fasilitas publik hingga manajemen area wisata dan konservasi.

Salah satu permata hijau yang menjadi tulang punggung pertahanan pesisir Jakarta adalah Hutan Mangrove Angke yang dilindungi. Berlokasi di kawasan Muara Angke Jakarta Utara area seluas sekitar 44,76 hektare ini berfungsi sebagai jantung ekologis bagi ekosistem pesisir ibu kota. Selain menjadi paru-paru kota yang menyediakan ruang terbuka hijau hutan mangrove ini memiliki fungsi vital. Ia mampu mereduksi abrasi mencegah erosi menekan polusi maritim hingga menjadi perisai alami dari konsekuensi kenaikan muka air laut yang terus membayangi wilayah pantai Jakarta.










Tinggalkan komentar