55tv.co.id – Kabar gembira bagi para pengguna kendaraan di seluruh Indonesia. Terhitung sejak awal Juli 2026, sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi milik Pertamina mengalami koreksi harga yang cukup signifikan. Penyesuaian ini membawa angin segar bagi konsumen, terutama bagi mereka yang mengandalkan BBM dengan kualitas premium.

Related Post
Penurunan harga paling terasa terjadi pada Pertamax Turbo, yang kini dibanderol Rp19.300 per liter, jauh lebih rendah dari sebelumnya Rp20.750. Tak hanya itu, pengguna diesel juga patut bersorak. Pertamina Dex mengalami koreksi harga drastis dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Sementara itu, Dexlite yang menjadi pilihan banyak kendaraan diesel, kini bisa didapatkan dengan harga Rp19.700 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp23.000. Perubahan tarif ini mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

Namun, tidak semua jenis BBM non-subsidi ikut mengalami penyesuaian. Pertamina memutuskan untuk mempertahankan harga Pertamax di angka Rp16.250 per liter dan Pertamax Green tetap Rp17.000 per liter. Kedua jenis bahan bakar ini terakhir kali mengalami kenaikan harga pada 10 Juni 2026 dan belum ada perubahan sejak saat itu.
Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga ini merupakan hasil evaluasi rutin. "Penyesuaian harga BBM non-subsidi selalu mengacu pada dinamika pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi yang berlaku," ujarnya di Jakarta. Ia menambahkan, langkah ini juga mempertimbangkan aspek fiskal negara, daya beli masyarakat, serta kondisi perekonomian secara keseluruhan. Koordinasi erat dengan pemerintah menjadi bagian tak terpisahkan dalam setiap keputusan penyesuaian harga.
Selain BBM untuk kendaraan darat, Pertamina juga menurunkan harga avtur atau bahan bakar pesawat. Untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno Hatta, harga avtur sebelum pajak kini menjadi Rp19.190 per liter pada Juli 2026, turun dari Rp22.190 per liter pada bulan sebelumnya.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menawarkan harga yang kompetitif, tetapi juga menjaga kualitas produk agar sesuai standar spesifikasi. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat merasakan manfaat optimal, baik dari segi performa mesin kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar.










Tinggalkan komentar