55tv.co.id – Jakarta kini selangkah lebih maju dalam pengembangan transportasi publiknya. Proyek ambisius MRT Jakarta berhasil menuntaskan pembangunan terowongan jalur utara yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Kota.

Related Post
Momen bersejarah ini ditandai dengan keberhasilan mesin bor terowongan pertama menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Pencapaian monumental ini secara resmi menyatukan terowongan sepanjang 5,8 kilometer, menghubungkan fase 1 dan fase 2A pada rute utara-selatan MRT Jakarta.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Weni Maulina menegaskan penyelesaian penggalian ini adalah bukti perencanaan matang dan kerja keras tim. Menurutnya progres ini sesuai target dan menjadi fondasi penting untuk tahapan konstruksi selanjutnya memastikan proyek berjalan tepat waktu.
Dalam proses konstruksi masif ini PT MRT Jakarta mengerahkan tiga mesin bor canggih. Masing-masing mesin bekerja pada paket kontrak berbeda CP201 untuk rute Bundaran HI hingga Harmoni CP202 dari Harmoni menuju Mangga Besar dan CP203 yang mencakup area Mangga Besar hingga Kota.
Yang lebih mencengangkan titik tembus di sisi selatan Stasiun Mangga Besar berada pada kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah. Kedalaman ini menjadikannya salah satu terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia setara dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar.
Secara khusus mesin bor terowongan pertama yang beroperasi di paket CP202 bertanggung jawab atas pembangunan terowongan sepanjang 395 meter antara Stasiun Harmoni dan Sawah Besar. Selain itu mesin ini juga menuntaskan terowongan penghubung Sawah Besar ke Mangga Besar sepanjang 800 meter yang melintasi kanal strategis di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.










Tinggalkan komentar