55tv.co.id – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap akses pendidikan tinggi dengan menggelontorkan dana fantastis. Sebanyak Rp15,3 triliun disiapkan untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada tahun 2026. Angka jumbo ini diperuntukkan bagi lebih dari satu juta mahasiswa, tepatnya 1.047.221 individu yang berhak menerima bantuan.

Related Post
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa proyeksi anggaran KIP Kuliah tak berhenti di situ. Di tahun 2027, dana yang dialokasikan diperkirakan akan kembali mendongkrak hingga mencapai Rp15,37 triliun, menandakan tren peningkatan yang berkelanjutan.

Sejak diluncurkan, program KIP Kuliah secara konsisten mengalami lonjakan anggaran yang signifikan. Pada tahun 2020, realisasi dana tercatat Rp6,4 triliun untuk 1.005.718 penerima. Angka ini terus melaju pesat, mencapai Rp9 triliun di 2021, Rp9,9 triliun di 2022, Rp11,7 triliun di 2023, hingga Rp13,4 triliun di 2024. Puncaknya sebelum 2026, anggaran menyentuh Rp14,9 triliun untuk 1.115.595 penerima pada tahun 2025.
Qodari menjelaskan, KIP Kuliah merupakan bagian integral dari skema bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Tinggi. Inisiatif ini secara khusus menyasar mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu atau rentan miskin.
Tujuan utama program ini sangat jelas: memperlebar gerbang akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, KIP Kuliah diharapkan mampu meningkatkan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi mahasiswa yang terkendala finansial, sekaligus mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia.








Tinggalkan komentar