Harga Minyak RI Anjlok Parah Juli Bisa Lebih Murah

Harga Minyak RI Anjlok Parah Juli Bisa Lebih Murah

55tv.co.id – Kabar gembira bagi perekonomian nasional Harga Minyak Mentah Indonesia atau ICP pada Juni 2026 mengalami penurunan drastis. Pemerintah secara resmi menetapkan rata-rata harga minyak mentah acuan ini di angka USD83,45 per barel jauh lebih rendah dibandingkan bulan Mei 2026 yang masih bertengger di USD106,56 per barel. Penurunan signifikan ini memicu pertanyaan besar apa sebenarnya yang terjadi di balik pasar minyak global.

COLLABMEDIANET

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman mengungkapkan faktor utama di balik anjloknya harga ICP adalah meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. "Penurunan ini secara umum dipengaruhi oleh tensi konflik antara Amerika Serikat Israel dan Iran yang cenderung mereda sepanjang bulan Juni" jelas Laode dalam keterangannya di Jakarta. Ia menambahkan gencatan senjata serta kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap turut menjadi katalisator penting yang memperlancar jalur pasokan minyak dunia sehingga menekan harga di pasar internasional.

Harga Minyak RI Anjlok Parah Juli Bisa Lebih Murah
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Selain dinamika geopolitik fundamental pasar juga memainkan peran krusial. Badan Energi Internasional IEA memproyeksikan pertumbuhan permintaan minyak dunia sebesar 1,1 juta barel per hari namun di sisi lain aliansi OPEC+ justru kembali meningkatkan produksinya. Rusia bahkan berencana menggenjot pasokan minyaknya demi memenuhi target OPEC+ di tahun 2026. Kombinasi antara peningkatan pasokan dan perlambatan permintaan global ini secara alami menciptakan tekanan ke bawah pada harga minyak dunia.

Penetapan ICP bulan Juni ini secara resmi tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 282.K/MG.03/MEM.M/2026. Angka penurunan yang mencapai USD22,50 per barel dari bulan sebelumnya merupakan sinyal kuat perubahan tren pasar. Secara lebih rinci rata-rata harga minyak mentah utama global juga menunjukkan tren serupa. ICP minyak mentah Indonesia sendiri anjlok USD23,11 per barel dari USD106,56 menjadi USD83,45. Sementara itu Brent di ICE merosot USD18,73 per barel menjadi USD84,98 dan WTI di Nymex turun USD16,11 per barel ke level USD82,41. Dated Brent juga tidak luput dari koreksi tajam USD21,42 per barel menjadi USD86,13. Bahkan Basket OPEC mencatat penurunan paling signifikan yakni USD23,52 per barel menjadi USD91,03 berdasarkan data hingga 28 Juni 2026. Pergerakan harga minyak ini tentu membawa dampak signifikan bagi berbagai sektor terutama di Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar