Limbah Ternak Jadi Emas Petani Gunungkidul

Limbah Ternak Jadi Emas Petani Gunungkidul

55tv.co.id – Siapa sangka tumpukan limbah peternakan yang selama ini dianggap tak berguna kini menjelma menjadi sumber cuan melimpah bagi warga di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Sebuah inovasi cerdas berhasil mengubah sampah menjadi berkah ekonomi yang luar biasa

COLLABMEDIANET

Kelompok tani di Kalurahan Gombang dan Karangasem Kepanewon Ponjong Gunungkidul menjadi pelopor di balik transformasi menakjubkan ini Mereka sukses menyulap kotoran ternak menjadi produk bernilai tinggi yaitu pupuk organik berkualitas

Limbah Ternak Jadi Emas Petani Gunungkidul
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Hingga pertengahan tahun 2026 pencapaian mereka sungguh fantastis Kedua kelompok ini telah memproduksi sekitar 14 ton pupuk organik Ini bukan sekadar angka melainkan setara dengan nilai ekonomi Rp154 juta yang mengalir ke kantong petani Setiap kelompok merasakan tambahan pendapatan sebesar Rp77 juta Belum lagi potensi penghematan luar biasa hingga Rp756 juta bagi masyarakat yang tak perlu lagi membeli pupuk kimia mahal

Mamit Setiawan Sekretaris Perusahaan PLN EPI menjelaskan bahwa program pengembangan pupuk organik ini adalah bagian integral dari strategi besar perusahaan untuk membangun Desa Berdaya Energi Inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat tetapi juga pada pelestarian lingkungan secara berkelanjutan

Menurut Mamit PLN EPI berkomitmen mendorong masyarakat untuk melihat limbah sebagai sumber daya berharga Pendekatan ini tak hanya mendongkrak ekonomi lokal tetapi juga memperkuat praktik ekonomi sirkular yang harmonis menyeimbangkan aspek ekonomi sosial dan lingkungan

Program ini dirancang dengan sangat cerdas membentuk siklus yang tak terputus dan saling menguntungkan Limbah peternakan diolah menjadi pupuk organik Pupuk ini kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan berbagai tanaman multifungsi seperti Indigofera Kaliandra dan Jatiputih Daun dari tanaman-tanaman tersebut selanjutnya kembali menjadi pakan ternak lengkap menutup lingkaran produktivitas

Siklus inovatif ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi usaha petani secara signifikan Di saat yang sama volume limbah berkurang drastis sementara produktivitas pertanian dan peternakan justru melonjak tinggi

Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan limbah ternak dapat berkembang menjadi usaha produktif yang mendukung ekonomi sirkular dan pertanian berkelanjutan Semua ini terwujud berkat Program Desa Berdaya Energi yang diinisiasi PT PLN Energi Primer Indonesia sejak tahun 2024

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar