55tv.co.id – Sebuah gebrakan besar tengah melanda jantung kota budaya Yogyakarta. PT Pegadaian Persero bersama Pusat Investasi Pemerintah PIP baru saja meluncurkan inisiatif luar biasa yang siap mengubah wajah pariwisata dan ekonomi lokal. Mereka menghibahkan 50 unit armada Becak Kayuh Listrik Wisata atau Bekalista senilai fantastis Rp1,4 miliar kepada ekosistem Bekalista di Yogyakarta.

Related Post
Langkah strategis ini tak pelak membuahkan hasil manis. Pegadaian mendapat pujian setinggi langit dari pucuk pimpinan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Apresiasi tersebut, berupa miniatur becak listrik, diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa kepada Direktur Human Capital PT Pegadaian Persero Tribuana Tunggadewi dalam sebuah acara megah di Sasana Hinggil Kraton Yogyakarta pada Kamis 16 Juni 2026.

Kehadiran Bekalista ini bukan tanpa alasan. Program ini hadir di tengah gempuran program pemerintah daerah DIY yang tengah agresif mengimplementasikan zona rendah emisi dan zona pejalan kaki di kawasan ikonik Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulya. Ini merupakan bagian tak terpisahkan dari amanat besar setelah UNESCO menetapkan kawasan tersebut sebagai warisan budaya dunia.
Salah satu implikasi krusial dari program tersebut adalah regulasi ketat bahkan pelarangan total terhadap operasional becak motor berbahan bakar fosil atau bentor. Sebagai solusi cerdas, pemerintah mengarahkan pada penggunaan becak kayuh tradisional serta becak kayuh dengan bantuan motor listrik. Desain Bekalista yang disalurkan Pegadaian pun telah disesuaikan dengan pakem kendaraan tradisional Yogyakarta, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DI Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2016.
"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap pilar lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui bantuan Bekalista ini, kami tak hanya melestarikan warisan budaya dan ekosistem Yogyakarta, namun juga menjamin kelangsungan hidup para penggerak UMKM di sektor transportasi konvensional. Mereka kini bisa bekerja lebih hemat energi dan mampu meningkatkan taraf hidup," ungkap Tribuana Tunggadewi.
Program Bekalista dirancang untuk memberikan dampak positif yang luas dan berlapis. Kegiatan ini selaras dengan kerangka kerja ESG Environmental Social Governance serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan TPB pada pilar lingkungan dan sosial. Secara spesifik, ini mendukung TPB 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim dan TPB 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kehadiran 50 armada baru ini diharapkan menjadi pemantik bagi terciptanya ekosistem transportasi yang komprehensif dan ramah lingkungan.
Melalui keberhasilan implementasi program Bekalista di Yogyakarta PT Pegadaian Persero berharap program ini dapat berjalan sukses dan menjadi inspirasi bagi kota-kota wisata budaya lainnya di Indonesia untuk menerapkan konsep transportasi hijau yang inklusif.










Tinggalkan komentar