55tv.co.id – Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan penting. Ia memerintahkan percepatan pembentukan Indonesia International Financial Center IIFC sebuah langkah strategis untuk memposisikan Indonesia sebagai magnet investasi global dan pusat layanan keuangan kelas dunia. Arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas bersama jajaran menteri di Istana Kepresidenan Jakarta Kamis 23 Juli 2026.

Related Post
Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM serta Kepala BPI Danantara menegaskan instruksi Presiden. Menurutnya Prabowo mendesak agar IIFC segera diwujudkan menyusul persetujuan landasan hukumnya dari Dewan Perwakilan Rakyat DPR.

Rosan mengungkapkan IIFC direncanakan berlokasi di Bali. Namun ia menambahkan persiapan matang akan dibutuhkan selama dua hingga tiga tahun agar pusat keuangan ini benar-benar siap bersaing di kancah internasional dan menarik perhatian investor global.
Antusiasme investor terhadap rencana ini sangat tinggi. Rosan menceritakan ia baru saja bertemu dengan sebelas investor termasuk perwakilan family office di Bali. Mereka menyambut baik gagasan kehadiran pusat keuangan berskala dunia di Indonesia ini.
Selama masa transisi dua hingga tiga tahun ke depan sambil menanti kesiapan Bali IIFC akan mulai beroperasi di Jakarta. Ini adalah strategi pemerintah untuk menyiapkan landasan kelembagaan dan infrastruktur pendukung sebelum pengembangan penuh di Bali dan Jakarta.










Tinggalkan komentar