55tv.co.id – Sebuah praktik keji pembakaran lahan di Riau kini terungkap melibatkan korporasi besar yang secara licik memanfaatkan masyarakat kecil sebagai kedok Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengejutkan ini yang merinci modus operandi jahat di balik bencana kebakaran hutan dan lahan karhutla

Related Post
Informasi penting ini disampaikan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam sebuah rapat penanggulangan karhutla yang dipimpin Presiden Prabowo Herry menjelaskan bahwa oknum perusahaan sengaja membakar lahan dengan modus menyuruh warga berpura-pura memancing di lokasi kejadian untuk mengaburkan jejak kejahatan mereka

Polda Riau tidak tinggal diam sepanjang tahun 2026 saja kepolisian telah menetapkan 36 tersangka dari 33 laporan polisi yang berhasil diungkap total lahan yang hangus terbakar mencapai 806.57 hektare angka ini menunjukkan skala kerusakan yang sangat besar dan merugikan lingkungan serta masyarakat
Secara keseluruhan sejak tahun 2025 hingga saat ini Polda Riau telah menerapkan pendekatan multi-door approach dalam penegakan hukum hasilnya 94 kasus berhasil ditangani dengan 106 tersangka yang telah diamankan Herry menegaskan bahwa semua kasus karhutla di Riau disebabkan oleh aktivitas manusia baik yang disengaja maupun tidak disengaja
Fakta menariknya pada periode 2021 hingga 2022 saat pandemi Covid-19 melanda Riau mencatat nol kasus karhutla ini menjadi bukti kuat bahwa faktor manusia adalah penyebab utama kebakaran lahan bukan faktor alam semata kesadaran akan bahaya dan penegakan hukum yang tegas sangat diperlukan
Untuk memutus mata rantai kejahatan ini Polda Riau telah mengambil langkah preventif dengan memasang 513 plang pengumuman di lokasi-lokasi yang sebelumnya terbakar plang tersebut berisi larangan keras untuk menanami kembali lahan tersebut tujuannya jelas agar modus pembakaran serupa tidak terulang lagi di masa mendatang demi menjaga kelestarian lingkungan Riau








Tinggalkan komentar