55tv.co.id – PT Elnusa Tbk ELSA baru saja mengukir prestasi gemilang dalam pengeboran sumur migas di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Melampaui ekspektasi awal hasil produksi dari Sumur Semberah-206 ini benar-benar mencengangkan dan menegaskan kapabilitas perusahaan dalam industri hulu migas.

Related Post
Sumur yang merupakan aset PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga PHSS Zona 9 ini berhasil menghasilkan produksi awal yang jauh di atas target. Untuk gas capaiannya mencapai 536 juta kaki kubik standar per hari sementara minyak mentah mencapai 406 barel per hari. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan target awal yang hanya 21 juta kaki kubik standar gas dan 175 barel minyak per hari. Artinya produksi gas berhasil mencapai sekitar 255 persen dari target dan minyak mencapai 232 persen.

Elnusa yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina bertindak sebagai kontraktor pengeboran melalui Rig EMR-001. Keberhasilan ini mengukuhkan posisi Elnusa sebagai mitra solusi yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan tetapi juga pada penciptaan nilai tambah dan optimalisasi aset pelanggan.
Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji menjelaskan bahwa keunggulan operasional bukan sekadar kemampuan menyelesaikan pengeboran dengan aman dan andal. Nilai tambah sebenarnya terletak pada bagaimana kompetensi aset teknologi dan pengalaman yang dimiliki Elnusa dapat mendukung klien memaksimalkan potensi sumber daya dan output. Rustam menegaskan hasil dari Sumur Semberah-206 menjadi validasi nyata keahlian tersebut.
Operasi pengeboran sumur strategis ini dimulai pada 4 Juni 2026 dan rampung dalam waktu 45 hari. Setelah itu dilanjutkan dengan fase uji coba produksi yang dimulai pada 19 Agustus 2026.
Kesuksesan operasi ini ditopang oleh kinerja Rig EMR-001 yang digunakan untuk pengeboran terarah hingga kedalaman total 11685 kaki MD. Sumur Semberah-206 mampu menghasilkan produksi dari lapisan F083A I089A dan I072A yang menunjukkan kondisi tekanan reservoir yang optimal. Capaian ini mengindikasikan besarnya potensi produksi yang berhasil diungkap dari aktivitas pengeboran di lokasi hulu migas tersebut.










Tinggalkan komentar