55tv.co.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat AS terpantau stabil namun berada di level yang cukup tinggi sepanjang pekan terakhir Data pasar spot Bloomberg menunjukkan rupiah mengakhiri perdagangan Jumat 28 Agustus 2026 di angka Rp17.693 per dolar AS Posisi ini hanya menguat tipis 001 persen dari penutupan pekan sebelumnya pada Rp17.695 per dolar AS Senada dengan itu kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate JISDOR Bank Indonesia juga mencatat penguatan serupa di level Rp17.703 per dolar AS dari Rp17.705 per dolar AS

Related Post
Ibrahim Assuaibi seorang analis pasar uang dan komoditas memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS pada pekan mendatang Fluktuasi ini disebutnya akan sangat dipengaruhi oleh dinamika ekonomi baik dari dalam maupun luar negeri

Ibrahim menyoroti kecenderungan pelaku pasar di tanah air yang memilih menahan diri atau bersikap menunggu dan melihat Mereka menunggu rilis data inflasi resmi dari Badan Pusat Statistik BPS yang akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya
Data inflasi ini sangat vital bagi Bank Indonesia sebagai panduan utama dalam menentukan kebijakan moneter dan suku bunga Inflasi yang terkendali bisa membuka peluang pelonggaran moneter sementara inflasi tinggi akan memaksa BI mempertahankan suku bunga ketat
Selain inflasi data perdagangan bulan Juli yang dirilis BPS juga tak luput dari perhatian Laporan ini memberikan gambaran tentang dinamika pasokan permintaan dan biaya logistik pangan Ibrahim mengingatkan bahwa peningkatan ketergantungan pada impor pangan di tengah pelemahan rupiah akan secara otomatis mendongkrak beban biaya impor








Tinggalkan komentar