Rahasia Proyek Energi Prabowo Terungkap di Bali

Rahasia Proyek Energi Prabowo Terungkap di Bali

55tv.co.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengukir sejarah baru dalam peta energi nasional dengan meluncurkan inisiatif monumental Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) di Pulau Dewata. Langkah strategis ini digadang-gadang sebagai pilar utama untuk memperkokoh swasembada energi Indonesia sekaligus memangkas ketergantungan terhadap sumber daya fosil yang kian terbatas.

COLLABMEDIANET

Peresmian program ambisius ini ditandai dengan peletakan batu pertama sejumlah proyek PLTS awal yang secara total menyumbang kapasitas sekitar 5,2 GWp. Momen bersejarah tersebut berlangsung di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Selasa 25 Agustus 2026.

Rahasia Proyek Energi Prabowo Terungkap di Bali
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam seremoni peluncuran, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya. Penekanan tombol sirene oleh Prabowo menjadi simbol dimulainya era baru energi bersih di Tanah Air.

Fase awal program raksasa ini mencakup 14 proyek PLTS yang tersebar di beberapa wilayah strategis, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau. Seluruh proyek perdana ini diperkirakan memiliki total daya sebesar 5,3 GWp.

"Pada sore hari ini, hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt peak, diawali 14 PLTS di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau, berkapasitas total 5,3 gigawatt peak," tegas Prabowo dalam pidatonya. Beliau menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan titik balik krusial untuk mewujudkan otonomi energi Indonesia.

Untuk merealisasikan pembangunan PLTS berkapasitas 100 GWp ini, dibutuhkan kucuran modal yang tidak sedikit. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa total investasi yang diperlukan mencapai sekitar 73 miliar dolar Amerika Serikat, atau setara dengan angka fantastis lebih dari 1.140 triliun rupiah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar