55tv.co.id – Kabar mengejutkan datang dari proyeksi ekonomi nasional. Indonesia diprediksi akan tetap perkasa dengan pertumbuhan sekitar 5,2 persen pada 2026, menepis bayang-bayang ketidakpastian global. Kekuatan ini bersumber dari suntikan investasi, gelontoran belanja pemerintah, geliat ekonomi domestik, serta pengembangan sektor-sektor strategis yang menjanjikan.

Related Post
Irman Faiz, Ekonom Utama dari Bank Danamon Indonesia, menegaskan bahwa fondasi ekonomi Nusantara begitu kokoh. Ia melihat investasi sebagai motor utama penggerak pertumbuhan. Tak hanya itu, peluang emas dari hilirisasi industri, ledakan ekonomi digital, dan pembangunan pusat data raksasa berpotensi besar menjadi sumber-sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan dalam jangka menengah hingga panjang.

Di sisi lain, panggung ekonomi global justru diperkirakan melambat drastis, dari 3,5 persen pada 2025 menjadi 3 persen di penghujung 2026. Fenomena ini dipicu oleh meroketnya harga energi, tingginya suku bunga global yang masih mencekik, serta perlambatan pertumbuhan di berbagai negara.
Meski demikian, Indonesia tak luput dari ancaman eksternal. Potensi peningkatan defisit transaksi berjalan akibat tingginya impor energi, lesunya ekonomi mitra dagang utama, dan gejolak pasar keuangan global bisa saja mempengaruhi aliran modal serta nilai tukar rupiah.
Menanggapi tantangan ini, Bank Indonesia (BI) tak tinggal diam. Otoritas moneter gencar memperdalam pasar keuangan, khususnya pasar valuta asing. Berbagai inisiatif seperti pengembangan transaksi mata uang lokal, penyempurnaan regulasi transaksi valas, dan implementasi VASTRA terus digalakkan.
Yansen Lokanata, Asisten Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, menekankan vitalnya pendalaman pasar valuta asing demi memperkuat daya tahan ekonomi nasional. Langkah-langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan likuiditas pasar, membuka pintu lebih lebar bagi investor, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang tak menentu.










Tinggalkan komentar