55tv.co.id – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit BPDP memastikan kondisi finansial lembaga ini tetap sangat solid dan mampu menopang berbagai inisiatif strategis pemerintah. Jaminan ini muncul di tengah perluasan tanggung jawab pendanaan, termasuk program mandatori B50 dan skema bahan bakar khusus bagi para nelayan.

Related Post
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mochmad Alfansyah memaparkan proyeksi kebutuhan anggaran untuk program biodiesel sepanjang tahun ini. Angka yang fantastis sekitar Rp32,3 triliun diperkirakan akan terserap untuk mendukung implementasi B50.

Meskipun alokasi dana untuk program energi ini sangat besar Alfansyah menegaskan bahwa inisiatif fundamental seperti Peremajaan Sawit Rakyat PSR penyediaan sarana prasarana hingga riset dan pengembangan sumber daya manusia di sektor kelapa sawit tidak akan terganggu. Ia menjamin program-program vital tersebut akan terus berjalan tanpa hambatan finansial. "Program PSR sarpras riset dan SDM tidak boleh kekurangan dana" tegas Alfansyah dalam sebuah kesempatan di Gedung Surachman Tjokrodisuryo BPDP Rabu lalu.
Selain B50 BPDP juga sedang mempersiapkan mekanisme dukungan finansial untuk penyaluran solar nonsubsidi dengan harga istimewa. Program ini menargetkan kuota 400 ribu kiloliter untuk kelompok nelayan. Berdasarkan perhitungan internal lembaga biaya yang dibutuhkan untuk insentif nelayan ini diperkirakan tidak akan melebihi Rp1,5 triliun.
"Kami siap memberikan dukungan finansial" pungkas Alfansyah menunjukkan komitmen BPDP dalam merealisasikan program-program penting tersebut.










Tinggalkan komentar