Bawang Putih Impor Bakal Tamat Ini Rencana RI

Bawang Putih Impor Bakal Tamat Ini Rencana RI

55tv.co.id – Indonesia tengah menggeber langkah strategis demi mencapai kemandirian bawang putih. Sebuah program ambisius yang digawangi PTPN Group menargetkan ribuan hektare lahan siap tanam untuk menekan ketergantungan impor komoditas penting ini.

COLLABMEDIANET

Fokus utama saat ini adalah perluasan area budidaya seluas 10.000 hektare di Jawa Barat yang dijadwalkan rampung pada 2026. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi erat antara PTPN Group mitra strategis kelompok tani serta masyarakat setempat. Secara keseluruhan PTPN Group berambisi mengembangkan total 24.000 hektare lahan bawang putih hingga periode 2029.

Bawang Putih Impor Bakal Tamat Ini Rencana RI
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Langkah ini menjadi sangat krusial mengingat defisit produksi bawang putih domestik yang masih sangat besar. Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa produksi nasional hanya berkisar 39.000 hingga 40.000 ton per tahun jauh di bawah kebutuhan konsumsi yang mencapai sekitar 600.000 ton per tahun. Kesenjangan masif ini menunjukkan betapa besarnya peluang untuk mendongkrak produksi dalam negeri dan sekaligus mengurangi impor.

Direktur Utama PTPN III Denaldy Mulino Mauna menegaskan bahwa pengembangan bawang putih merupakan bagian integral dari transformasi peran PTPN Group sebagai BUMN perkebunan dalam mendukung agenda strategis pemerintah. "Target kami bukan sekadar mengejar swasembada. Kami ingin membangun industri bawang putih nasional yang sehat berkelanjutan dan pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup petani Indonesia" ujar Denaldy. Ia menambahkan dengan disparitas produksi dan kebutuhan yang masih sangat besar ekosistem ini perlu dibangun secara serius dan terukur.

Sebagai bagian dari percepatan program tersebut PTPN Group telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan 14 mitra strategis di Bandung. Pada tahap awal ke-14 mitra tersebut berkomitmen mengembangkan bawang putih di lahan seluas sekitar 6.500 hektare.

Denaldy menjelaskan bahwa pengembangan tahap awal akan difokuskan pada percepatan pasokan bibit bawang putih berkualitas sebagai pilar utama peningkatan produksi. Setelah ketersediaan bibit semakin kuat pengembangan selanjutnya akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan bawang putih konsumsi nasional.

PTPN Group juga berkomitmen untuk membantu mengatasi berbagai tantangan di lapangan termasuk kebutuhan lahan yang sesuai. "Jika persoalannya lahan yang sesuai kami bersama pemerintah akan membantu mencarikan. Kawasan yang sudah siap akan segera kita garap sementara wilayah yang masih dikelola masyarakat akan kita dorong melalui pola kemitraan. Masyarakat harus menjadi bagian dari ekosistem dan ikut menikmati manfaat ekonominya" pungkas Denaldy.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar