55tv.co.id – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia BEI Jeffrey Hendrik baru-baru ini membeberkan perkembangan terkini terkait eksperimen penurunan batas bawah harga saham menjadi Rp1 dari sebelumnya Rp50. Meski secara umum uji coba ini diklaim membuahkan hasil positif namun ada fakta menarik yang terungkap yakni belum semua partisipan bursa ikut ambil bagian dalam inisiatif penting ini.

Related Post
Jeffrey menjelaskan setidaknya delapan perusahaan efek yang terdaftar sebagai anggota bursa belum terlibat aktif dalam penerapan uji coba harga saham minimum Rp1. Pihak BEI tidak akan tinggal diam dan berjanji akan segera menindaklanjuti kondisi ini. Mereka akan melakukan pendekatan intensif agar delapan anggota bursa tersebut dapat bergabung pada putaran uji coba berikutnya.

"Secara garis besar uji coba harga saham Rp1 ini terbilang sukses namun ada sekitar delapan anggota bursa yang masih absen. Kami akan menindaklanjuti mereka untuk uji coba selanjutnya" ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI Jumat 28 Agustus 2026.
Sebelumnya forum diskusi kelompok atau FGD telah digelar dengan melibatkan seluruh anggota bursa untuk membahas rencana kebijakan baru ini. Dari sekitar 90 perusahaan efek yang tercatat di BEI saat ini delapan di antaranya memang belum berpartisipasi.
Jeffrey menambahkan jadwal implementasi penuh aturan harga minimum saham Rp1 akan terus berjalan. Namun BEI akan mengakomodasi kesiapan seluruh anggota bursa. Ini untuk memastikan bahwa semua partisipan bursa benar-benar matang dan siap sebelum kebijakan ini diberlakukan secara resmi.
"Kami akan menyesuaikan dengan seluruh anggota bursa. Kami ingin memastikan semua siap sebelum kami melangkah lebih jauh" pungkasnya.










Tinggalkan komentar