55tv.co.id – Sebuah kontroversi sempat menyelimuti salah satu pusat perbelanjaan ternama di Jakarta Mal Kota Kasablanka atau Kokas Pemasangan pagar tinggi di area depan mal itu memicu perhatian publik dan bahkan intervensi langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Kini pembatas besi yang sempat jadi sorotan itu telah diturunkan setelah menuai kritik tajam.

Related Post
Di balik kemegahan Mal Kokas yang sempat jadi buah bibir ini berdiri sosok konglomerat ulung Alexander Tedja Beliau adalah pendiri sekaligus pemegang kendali utama Pakuwon Group sebuah raksasa properti di bawah naungan PT Pakuwon Jati Tbk PWON yang mengelola dan memiliki pusat perbelanjaan tersebut Pemasangan pagar tinggi yang sempat menghebohkan itu disebut sebagai inisiatif manajemen lokal tanpa arahan dari pemegang saham maupun kantor pusat.

Alexander Tedja bukan sosok sembarangan Kekayaannya yang fantastis pernah menempatkannya dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes pada tahun 2022 kala itu asetnya mencapai USD955 juta atau setara dengan sekitar Rp171 triliun dengan kurs Rp18000 per dolar AS Mal Kokas sendiri mulai beroperasi pada 28 Juli 2012 dan diresmikan pada 31 Agustus 2012 menjadikannya pusat perbelanjaan keenam yang dimiliki Pakuwon Jati.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan tegas menyoroti keberadaan pagar-pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan Ibu Kota termasuk di Mal Kokas Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan para operator mal untuk menertibkan pembatas-pembatas tersebut Menurutnya pagar tinggi justru menciptakan kesan bahwa Jakarta sedang tidak aman dan nyaman.
Pramono Anung menegaskan bahwa ia menginginkan Jakarta sebagai kota yang aman dan nyaman bagi semua pihak baik warga maupun pelaku bisnis yang memiliki properti perkantoran hingga mal Oleh karena itu ia meminta agar para operator mal tidak perlu memasang pagar-pagar tinggi yang justru merusak citra keamanan Ibu Kota Jangan sampai ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta Pusat.
Gubernur memastikan bahwa kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif Ia juga terus berkoordinasi erat dengan aparat penegak hukum di berbagai sektor untuk menjamin keamanan di seluruh wilayah Ibu Kota Saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja pungkasnya.










Tinggalkan komentar