55 NEWS – Jakarta – Dalam sebuah langkah strategis yang mengukuhkan komitmen sosialnya, PT TASPEN (Persero) menandai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 dan perayaan Hari Kartini dengan meluncurkan inisiatif bertajuk “Lentera Srikandi”. Program ini bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata penyaluran bantuan sosial dan fasilitas edukasi yang menjangkau lebih dari 250 anak panti asuhan di 13 kota besar di seluruh Indonesia.

Related Post
Para srikandi TASPEN, sebutan akrab bagi para pemimpin perempuan di perusahaan ini, tidak hanya bertindak sebagai fasilitator. Mereka secara langsung terlibat dalam memberikan edukasi krusial mengenai pencegahan kekerasan pada anak atau stop bullying, serta memperkuat karakter dan mentalitas ratusan anak panti asuhan yang menjadi penerima manfaat.

Kehadiran jajaran direksi perempuan TASPEN turut memperkuat gaung program ini. Tercatat, Direktur SDM dan Teknologi Informasi TASPEN, Ovita Susiana Rosya, hadir langsung di Panti Asuhan Insan Cita 165 Tanjung Pinang, sementara Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko TASPEN, Diyantini Soesilowati, mengunjungi Panti Asuhan Peduli Kasih KNDJH Malang pada Rabu (22/4). Partisipasi aktif para srikandi dari level manajerial hingga Branch Manager ini menegaskan esensi kepemimpinan perempuan yang tidak hanya empatik, tetapi juga solutif dalam membentuk masa depan generasi muda Indonesia.
Henra, selaku Corporate Secretary TASPEN, menjelaskan bahwa program Lentera Srikandi merupakan manifestasi konkret dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mengintegrasikan nilai-nilai sosial berkelanjutan ke tengah masyarakat. “Melalui inisiatif Lentera Srikandi ini, TASPEN berambisi untuk memberikan dampak yang melampaui sekadar bantuan finansial,” ungkap Henra, seperti dikutip dari 55tv.co.id.
Henra menambahkan, “Kehadiran langsung para Srikandi TASPEN di tengah mereka membawa pesan kuat tentang keberanian dan penanaman kepercayaan diri bagi anak-anak di panti asuhan. Kami di TASPEN sangat meyakini bahwa pendidikan karakter yang komprehensif, termasuk pemahaman mendalam tentang stop bullying dan pentingnya kesetaraan gender, adalah fondasi esensial bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi emas yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya, dalam laporan 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar