Danantara Kunci Ekonomi Indonesia

Danantara Kunci Ekonomi Indonesia

55tv.co.id – Masa depan ekonomi Indonesia kini tengah berada di persimpangan jalan yang sangat menentukan. Di tengah ambisi besar pemerintah untuk membawa bangsa ini keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap), muncul sebuah sorotan tajam dari pakar ekonomi dunia. Peraih Nobel Ekonomi, Peter Howitt, memberikan pernyataan kuat mengenai peran strategis Badan Pengelola Investasi Danantara dalam peta jalan pertumbuhan nasional.

COLLABMEDIANET

Menurut Howitt, kehadiran Danantara bukan sekadar penambahan lembaga baru dalam struktur birokrasi, melainkan sebuah instrumen vital yang akan menjadi kunci utama dalam membuka potensi ekonomi Indonesia yang selama ini masih terpendam. Ia menilai, keberadaan lembaga pengelola investasi strategis ini merupakan fondasi krusial bagi pemerintah untuk mengorkestrasi industrialisasi secara lebih terukur dan masif.

Danantara Kunci Ekonomi Indonesia
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Indonesia adalah negara dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa besar, dan keberadaan Danantara jelas merupakan kunci utama dalam merealisasikan potensi tersebut," tegas Howitt saat berbicara secara virtual dalam forum Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF), Senin (26/10/2026).

Howitt menekankan bahwa Indonesia memiliki modal yang sangat berharga, yakni prospek ekonomi yang kuat serta kehadiran entitas pengelola investasi yang strategis. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengonversi potensi pasar domestik yang masif tersebut menjadi akselerasi kinerja ekonomi riil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam paparannya, Howitt juga memberikan catatan penting mengenai strategi lompatan teknologi bagi Indonesia. Ia menyarankan agar Indonesia tidak terburu-buru melompat ke fase inovasi murni yang sangat berisiko tinggi. Sebaliknya, langkah yang paling rasional adalah dengan mengoptimalkan strategi imitasi dan implementasi teknologi matang yang telah sukses diterapkan di negara-negara maju.

Mengingat saat ini banyak sektor industri domestik yang masih beroperasi di bawah garis depan teknologi global (global technology frontier), mereplikasi teknologi yang sudah teruji dianggap sebagai jalan pintas paling ekonomis untuk mendongkrak kapabilitas nasional secara cepat.

Namun, Howitt memberikan peringatan keras bahwa proses transfer teknologi ini tidak boleh dilakukan secara instan atau sekadar "siap pakai". Ia menekankan bahwa setiap teknologi asing yang masuk harus melalui proses adaptasi yang mendalam.

Proses adaptasi tersebut mencakup penyesuaian terhadap ekspektasi tenaga kerja, respons pekerja di lapangan, selera pasar lokal, hingga kapabilitas kelembagaan di Indonesia. Menurutnya, proses adaptasi inilah yang pada hakikatnya merupakan bentuk inovasi pemecahan masalah yang akan menentukan keberhasilan jangka panjang Indonesia dalam bersaing di kancah global. Dengan pengelolaan yang tepat melalui Danantara, Indonesia diharapkan mampu mengubah tantangan tersebut menjadi kekuatan ekonomi baru.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar